7 Sifat Seorang “Ahok” yang tidak Terduga

Korupsi banyak terjadi di negeriku. Pegawai DPR, bupati, dan masih banyak pejabat lain yang melakukan korupsi. Di tengah maraknya korupsi di tanah airku, ternyata masih ada pejabat yang bersih alias tidak korupsi. Contohnya Ahok, nama aslinya Basuki Tjahaja Purnama. Beliau sekarang menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Perjalanannya untuk menjadi wagub DKI Jakarta ternyata tidaklah mudah.
Ahok berasal dari Bangka Belitung. Bangka adalah pulau yang kaya, namun banyak rakyat miskin. Beliau ingin membantu rakyat miskin, tapi jika ia terus – terusan membantu orang miskin, beliau yang jadi miskin. Akhirnya beliau menemukan cara untuk menolong rakyat miskin tapintidak ikut melarat. Jawabannya adlah jadi Pejabat.
Beliau berasal dari etnis tionghoa dan beragama Kristen. Beliau ingin menjadi pejabat negara di Indonesia yang mayoritas agamanya adalah Islam. Tidak mudah untuk menjadi pejabat, tapi akhirnya beliau menjabat sebagai anggota DPRD Belitung Timur di tahun 2003. Pada tahun 2005, beliau menjabat senagai bupati Belitung Timur.
 Dan pada tahun 2007 ingin menjadi gubernur Bangka Belitung tapi gagal. Akhirnya di pemilu 2009 beliau nekat ingin menjadi wakil Bangka di kursi DPR RI. Hanya 3 kursi yang diperebutkan. Ahok tidak ingin mengeluarkan uang hingga ratusan juta untuk kampanye. Tapi akhirnya pun beliau bisa menang. Bagaimana bisa menang?
Pertama, Ahok nekat untuk keliling daerah daerah yang tidak kenal Ahok. Tujuannya tentu saja adalah mengenalkan diri pada masyarakat yang tidak kenal Ahok. Bahkan sampai mengarungi laut untuk sampai ke pulau kecil di tengah cuaca buruk supaya masyarakat memilih Ahok.
Kedua, Ahok memberitaukan nomor ponselnya ke penduduk, agar penduduk bisa menyalurkan aspirasi langsubg ke Ahok. Ketiga, Ahok tidak takut yang namanya SARA. Meskipun beliau beragama Kristen, beliau memberikan penyuluhan kepada orang – orang yang beragama lain. Keempat, beliau berfoto foto dengan penduduk. Setelah foto, nantinya foto itu akan dicetak dan kemudian diberikan pada penduduk. Karena sifat Ahok yang tidak sombong dan peduli rakyat, beliau memiliki relawan yang setia.
Saat beliau mencalonkan diri sebagai gubernur Bangka Belitung, banyak rumor mengatakn bahwa sehatusnya beliau menang. Tetapi karena ada suatu kecurangan, beliau menjadi kalah. Untuk menjadi calon wagub DKI JKT, juga banyak kaum yang menentang. Tapi akhirnya menang juga.
Saya mendapat cerita tentang Ahok lewat video yang diberi oleh guru saya. Lewat video itu saya berpendapat bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan itu tidaklah mudah, butuh perjuangan. Banyak jalan pintas yang ditawarkan padahal tidak seharusnya dilewati. Dengan banyaknya godaan, Ahok tetap jujur, 
bersih ( tidak korupsi ) dan mengandalkan Tuhan. Menurut saya yang paling penting adalah mengandalkan Tuhan. Karena meskipun Ahok tidak menang pada pemilihan gubernur Bangka Belitung, akhirnya beliau sekarang menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta. Ahok masih bertahan sampai sekarang karena beliau mengandalkan Tuhan. Ahok adalah salah satu contoh pejabat yang tidak korupsi dan tetap mengandalkan Tuhan. berikut 7 Sifat Seorang Ahok yang tidak Terduga
berbagai sumber:
1. Berani
Berani
lihat.co.id-Ahok tidak pernah takut dalam menyuarakan pendapatnya terhadap setiap masalah. Dia juga berani menentang orang-orang yang dianggap menghalangi pekerjaannya, walau orang tersebut memiliki pengaruh dan kekuasaan yang lebih besar darinya. Ia bahkan tak gentar terhadap konspirasi suatu komplotan, golongan atau mafia yang berusaha melengserkan dirinya.
2. Tegas
Tegas
lihat.co.id-Ahok adalah orang yang tegas dalam bersikap. Sekali sudah mengambil langkah, ia tidak akan surut ke belakang. Ahok konsekuen dengan apa yang diaktakannya. Sekali A tetap A, dia tidak akan mengubahnya menjadi B hanya karena tekanan orang lain atau keadaan.
3. Tidak Gila Jabatan
Tidak Gila Jabatan
lihat.co.id-Memang karir politik Ahok cepat meningkat, tetapi ia memang memulai dari bawah dengan usaha dan tekadnya sendiri. Bantuan dan dukungan dari pihak lain adalah pelengkap. Karena itu dia tahu arti kata jatuh. Ahok tahu resikonya bermain di politik dengan melawan arus. Jadi ia juga tidak sungkan mempertaruhkan jabatan selama ia merasa berada di jalur yang benar.

4. Blak-blakan
Blak-blakan
lihat.co.id-Ahok adalah orang yang selalu terbuka, transparan, mengatakan apa adanya. Ia tidak suka menyembunyikan sesuatu apalagi jika hal itu menyangkut masalah tanggung jawab yang diembannya sebagai Gubernur. Jika salah, dikatakan salah, jika benar dikatakan benar.
5. Anti Korupsi
Anti Korupsi
lihat.co.id-Ahok sangat membenci korupsi. Dia berusaha agar jajarannya dipegang oleh orang-orang yang bisa dipercaya. Karena itulah ia melakukan perombakan besar-besaran. Ia tidak mau uang negara menjadi sia-sia di perut koruptor sementara banyak yang harus dilakukan untuk rakyat. Pembenahan kota Jakarta sebagai ibukota membutuhkan dana yang sangat besar, dan ini hanya bisa dilakukan jika anggaran digunakan sebagaimana mestinya.
6. Gesit
Gesit
lihat.co.id-Ahok adalah sosok pejabat yang gesit. Ia sangat tanggap terhadap situasi. Ahok akan menangani masalah secepat mungkin. Setiap laporan masyarakat segera disikapi dan dicarikan jalan keluarnya. Sebagai contoh; ada warga yang mengirim sms pengaduan tentang jalan gelap dan berlubang. Esoknya ia langsung mengirimkan petugas ke tempat tersebut.
7. No kompromi
No kompromi
lihat.co.id-Ahok tidak mau berkompromi kepada siapapun juga. Terutama kepada orang atau kelompok yang berusaha menekan dia untuk menuruti kehendak mereka. Bagi Ahok, kalau kompromi untuk akhirnya merugikam masyarakat, maka lebih baik ia mengatakan tidak untuk selamanya.