8 Kejadian Nyata yang Membuktikan Bahwa Hallowen itu Bengis

8 Kejadian Nyata yang Membuktikan Bahwa Hallowen itu Bengis
Sejak jaman dulu kala, moment Halloween memang identik dengan hal-hal seram yang berbau hantu dan sadisme. Ternyata pendapat tersebut bukan sekedar isapan jempol atau mitos semata.

Ada beberapa kisah nyata mengerikan yang terjadi saat Halloween sedang berlangsung di negara-negara Barat. Entah kebetulan atau tidak, pastinya memang ada beberapa pihak yang ingin moment ini benar-benar berubah jadi kengerian.

Kisah mengerikan apa saja yang sempat terjadi saat Halloween berlangsung? Simak ulasannya, dan buktikan kalau moment yang jatuh pada 31 Oktober ini benar-benar sadis! berikut 8 Kejadian Nyata yang Membuktikan Bahwa Hallowen itu Bengis seperti dikutip kapanlagi:

1. Hadiah Beracun
Hadiah Beracun
[lihat.co.id] – Tahun 1964, seorang ibu rumah tangga asal Long Island ditangkap dan dijatuhi hukuman dengan tuduhan telah membahayakan nyawa anak-anak. Bagaimana tidak, dia membagikan goody bags berisi biskuit anjing, mainan dan permen Halloween yang jelas-jelas mengandung racun!

Wanita bernama Helen Pfiel itu mungkin hanya ingin bercanda. Dia bahkan telah memperingatkan anak-anak agar tak memakan permen yang mengandung arsenik tersebut. Namun tetap saja perbuatan ini dianggap keterlaluan.

2. Ayah Bunuh Anak
Ayah Bunuh Anak
[lihat.co.id] – Ronald Clark O’Bryan adalah seorang pria yang dibelit banyak hutang, sehingga harta bendanya terancam musnah. Namun dia masih punya dua anak bernama Timothy dan Elizabeth yang punya nilai asuransi hingga US$ 40.000.

Pikiran buruk pun melintas di kepala Ronald. Dia bermaksud membunuh sang anak agar uang asuransi bisa diklaim. Saat Halloween, dia memberikan permen yang mengandung sianida pada kedua anaknya, dan anak-anak lain. Akhirnya Timothy terbunuh akibat menelan permen tersebut, sedangkan anak-anak lainnya berhasil selamat. Ronald sendiri akhirnya dihukum dengan suntikan mati.

3. Bubuk Beracun Dalam Permen
Bubuk Beracun Dalam Permen
[lihat.co.id] – Oktober 1988, seorang wanita asal New Jersey menemukan keanehan pada permen Sunkist Fun Fruit Dinosaurs. Bubuk putih di dalamnya sangat mencurigakan sehingga dia menghubungi polisi.

Saat dites, ternyata bubuk putih tersebut adalah racun bernama Strychnine yang sangat mematikan. Namun ketika dilakukan tes lagi, bubuk putih itu hanyalah tepung jagung. Bagaimanapun, demi keamanan, produk tersebut dihancurkan dan tak lagi diproduksi.

4. Heroin Bunuh Balita

Heroin Bunuh Balita
[lihat.co.id] – Empat hari setelah Halloween tahun 1970, seorang balita asal Detroit ditemukan tewas akibat overdosis heroin. Awalnya, kematian bocah bernama Kevin Toston ini diduga akibat keracunan permen yang dicampur heroin. Namun tak lama kemudian terungkap kalau sang bocah memang sempat terjatuh ke dalam tumpukan heroin milik pamannya, sehingga meracuni dirinya sendiri.
5. Coklat Ganja
Coklat Ganja
[lihat.co.id] – Tahun 2000, sembilan orang kedapatan membawa pulang coklat ternyata berisi ganja. Setelah diselidiki polisi, ternyata orang-orang tersebut tak menyadari apa yang mereka bawa. Mereka mengambil coklat-coklat itu begitu saja dari ruangan kantor mereka. Lalu siapa yang menaruhnya di situ, dan apa maksudnya? Entahlah!
6. Mati Mendadak Saat Halloween
Mati Mendadak Saat Halloween
[lihat.co.id] – Beberapa waktu lalu, seorang gadis berusia tujuh tahun mendadak tewas saat melakukan trick or treat di rumahnya yang ada di Los Angeles. Sontak saja semua heboh lantaran mengira gadis bernama Ariel Katz ini meninggal akibat keracunan permen. Namun setelah diselidiki, ternyata dia tewas karena kelainan pada jantung. Apakah ada sesuatu yang menakutinya?
7. Kapsul Beracun
Kapsul Beracun
[lihat.co.id] – Jelang Oktober 1982, tujuh orang dinyatakan meninggal setelah menelan kapsul Tylenol yang ternyata berisi potasium sianida. Kabarnya, ada 250 kasus yang sama, namun hanya 40 kasus saja yang terbukti benar. Gara-gara kasus ini, moment Halloween jadi sangat mencekam dan dijaga ketat oleh pihak yang berwajib.
8. Ada Jarum Dalam Coklat
Ada Jarum Dalam Coklat
[lihat.co.id] – Tahun 2000, seorang anak terluka karena coklat yang dimakannya mengandung jarum. Coklat tersebut ternyata dibagikan oleh pria asal Minneopolis bernama James Joseph Smith. Akhirnya dia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman.