Adu Kemampuan Fisik Siswa Sepaska Dengan Navy SEALs Dan Marine Special Operation Command (MARSOC)

Siswa Sekolah Komando Pasukan Katak (Sepaska) Pusdiksus Kobangdikal Angkatan 37, adu kemampuan fisik dengan personIl US. Navy SEALs, di Lapangan Tembak, Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jumat (13/06). 

Dengan aba-aba hitungan taktis siswa Sepaska Angkatan 37 melaksanakan Pus Up bersama dengan prajurit US. Navy gabungan Navy SEALs dan Marine Special Operation Command (MARSOC).
 

Kegiatan ini dilaksanakan disela-sela rangkaian Latihan Bersama antara Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL dengan US. Navy SEALs, dengan sandi Flash Iron 14-1 Joint Combain Exercise Training (JCET) T.A 2014. Sebagai bentuk jalinan hubungan emosional 

antara sesama pasukan khusuh di laut (Naval Special Warfare) Komandan Tim US. Navy Lietunant Justin Clapper ingin memberikan sedikit motifasi dan semangat kepada Siswa Sepaska agar tetap kuat dan mampu menjalani proses pembentukan naluri sebagai “Manusia Katak”, hingga akhir pendidikan.

Perwira Navy SEALs itu juga mengatakan, bahwa dirinya juga pernah mengalami hal yang sama seperti Siswa Sepaska saat ini. Namun kata Lieutenant Justin, tanggung jawab seorang siswa tidaklah terlalu berat ketimbang setelah mereka menjadi prajurit Kopaska. 
Sebagai contoh, beratnya tugas yang ditanggung oleh prajurit dengan kualifikasi SEALs, Lieutenant Justin menyampaikan beberapa pengalaman penugasan dalam perang dibeberapa Negara  seperti operasi tempur di Irak dan Afganistan yang mematikan.

Dengan mendapat wawasan tentang beberapa pengalaman tersebut diharapkan dapat membangkitkan mental dan semangat para Siswa untuk menjalani pendidikan yang tersisa selama dua setengah bulan lagi. 
Saat ini Siswa Sepaska Angkatan 37 tahun 2014 sedang menghadapi problem pendidikan dengan materi Intelijen Tempur.

Pada kesempatan itu Komandan Tim Kopaska TNI AL Mayor Laut (P) Yudo Ponco berpesan agar para siswa selalu menanamkan rasa bangga, karena jika lulus dalam pendidikan nanti penugasan sebagai prajurit Kopaska tidak hanya terbatas operasi di Dalam Negeri namun hingga Keluar Negeri. 
Hal ini sesuai pengalaman yang pernah dialami Perwira Kopaska itu pernah berlatih dengan pasukan khusus di berbagai Negara.
Sumber : TNI