Anggota DPRD Sering Utang dan Tidak Bisa Bayar, Kantin Ini Hampir Bangkrut

Anggota DPRD Sering Utang dan Tidak Bisa Bayar, Kantin Ini Hampir Bangkrut – Kantin DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan nyaris bangkrut menyusul belum terlunasnya utang-utang anggota DPRD setempat di kantin itu senilai Rp 24 Juta.

Bunda, pemilik kantin, kepada Sripoku.com mengatakan, tunggakan utang anggota dewan itu berupa makanan ringan, minum, dan sebagian rokok.

“Total hutang mencapai Rp 24 juta,” kata Bunda, Jumat (21/10/2011).

Menurutnya, sampai saat ini belum ada itikat baik dari Sekretariat Dewan (Sekwan) atau para anggota dewan untuk membayar utang mereka.

“Mereka tidak pernah ngomong kapan mau bayar bon utang mereka,” ungkap Bunda.

Sementara upaya penagihan sudah sering disampaikan Bunda kepada Sekwan dan para anggota dewan yang berutang.

“Kalau ditagih mereka bilang nanti. Tapi tidak jelas kapan,” ujar Bunda seraya menegaskan dirinya sangat butuh dana untuk membeli kebutuhan kantin.

Bunda yang terlihat sedih sampai meneteskan air mata saat menceritakan kondisi yang dialaminya.

Selama ini dia tidak berani membeberkan masalah tersebut ke media karena takut tidak diperbolehkan berjualan di komplek Perkantoran DPRD.

“Saya serba salah, mau bagaimana lagi, sedangkan suami saya tidak kerja karena sakit,” urainya.

Beberapa waktu lalu, lanjutnya, dia tidak membuka kantin selain kehabisan modal juga sibuk mengurus suami sakit.

“Waktu itu saya sangat butuh uang saya pinjam dulu dengan Sekwan dan diberi Rpp 1 juta kemudian ada tenaga kerja sukarela (TKS) mengantar uang Rp 2,5 juta katanya bayar utang,” tutur Bunda sembari menambahan dirinya perlu uang banyak untuk mengurus suami sakit dan membiayai kantin.

Bunda mengaku yang sering berutang di kantin adalah tenaga kerja sukarela yang ambil jatah makan. Mereka yang ambil jatah makan dengan membawa memo tetapi ada juga utang anggota dewan berupa rokok, makanan ringan seperti model, gorengan, kopi, kopi susu, es, atau teh.

Ketua DPRD Ogan Ilir, Drs H Iklim Cahya MM, saat dikonfirmasi wartawan mengaku terkejut jika utang anggota dewan di kantin mencapai puluhan juta. Menurut Iklim dirinya baru tahu masalah tersebut dari wartawan karena selama ini ibu kantin tidak pernah cerita.

“Ibu kantin tidak pernah cerita. Dia tidak pernah menemui saya masalah utang tersebut,” kata Iklim.

Menyikapi masalah hutang tersebut, Iklim mengimbau kepada mereka yang berutang untuk segera membayarnya. | memobee.com