Baku Tembak dengan Brimob, Satu Anggota TNI Dikabarkan Tewas

Satu orang anggota TNI dikabarkan tewas dalam baku tembak antara TNI dan Brimob Polda Kepri di Tembesi malam ini (19/11). Anggota TNI yang tertembak ini tewas sesaat setelah dirawat di ruang IGD Embung Fatimah.

Belum diketahui identitas korban. Tapi seorang petugas medis mengaku adanya korban tewas tersebut.

“Ada satu orang yang dibawa kesini meninggal. Tapi kami belum tahu identitas korban, kata petugas tersebut.

Petugas itu juga membenarkan jika korban yang meninggal merupakan anggota TNI. Korban diduga mengalami pendarahan hebat setelah tertembak dibagian dada dan pundak.
“Luka dibagian atas tubuh,” katanya.

Sementara itu, wartawan yang berada di RSUD dilarang meliput. Beberapa anggota TNI beseragam dan bersenjata lengkap sempat mengancam wartawan.

“Media dilarang masuk, ngerti. Jangan sampai ada yang masuk, jelas!!,” ancam salah seorang anggota tni sambil mengacungkan senjata milikmya.

Tak hanya awak media yang dilarang masuk, sekuriti rumah sakitpun dilarang masuk oleh anggota TNI tersebut.

” Tak ada yang boleh masuk,” kata anggota TNI lainnya.

Satu orang anggota TNI Yonif 134 yang tewas itu hingga kini jenazahnya masih berada di IGD RSUD Embung Fatimah. Petugas RSUD masih membersihkan sisa-sisa luka yang ada di tubuhnya.

Sementara itu, informasi terbaru masih ada seorang anggota TNI Yonif 134 lainnya yang ikut dilarikan di RSUD Embung Fatimah dengan ambulans Yonif 134. Anggota TNI tersebut mengalami luka-luka.

Pantauan Batam Pos di RSUD Embung Fatimah, dua unit mobil Polisi Militer tampak memasuki pelataran parkir pada pukul 23.45 WIB.

Satu unit berupa mobil sedan berwarna putih. Satu lainnya berupa mobil fortuner yang juga berwarna putih. 

Sumber : Batam