Bercinta Bukan Sekedar Hanya Silaturahmi Kelamin


Banyak pasangan yang menganggap kalau bercinta bukanlah suatu hal penting yang perlu dipelajari karena alasan tabu dan sebagainya. Padahal kalau dipikir, ada banyak pasangan yang nyatanya tidak bisa merasakan kenikmatan bercinta.

Begitu disampaikan Psikolog seksual Zoya Amirin. Menurutnya, belajar mengenai seks sering disepelekan mengingat kebanyakan orang dengan mudahnya berpikir sanggama hanya urusan kelamin.

“Ada teman saya yang bilang, bercinta, sanggama apapun itu namanya kelamin bertemu kelamin, dia bilang silaturahmi kelamin. Benarkah sesederhana itu hubungan seksual? Ternyata tidak. Ada orang yang kebetulan berhasil, tapi sayangnya kebanyakan trial dan error. Iya kalau dia evaluasi, kalau nggak tentu akan menggangu keharmonisan rumah tangga,” kata Zoya seperti yang dikutip dari Liputan6.com.

Zoya mengatakan, kegagalan bercinta ini cenderung karena seseorang tidak paham mengenai tubuhnya, kelamin juga kenyamanannya.

“Ada baiknya kita memahami tubuh sendiri agar kita tahu kebahagiaan seperti apa. Kalau kita nggak tahu kebahagiaan, siapapun yang mau bahagiakan kita pasti susah. Seks itu kebanyakan mitos, kata orang posisi ini enak, nyaman. Tapi belum tentu di kita. Kita harus tanggung jawab dengan tubuh sendiri dan kenikmatan kita,” katanya.

Jadi menurut Zoya, bercinta itu bukan sekedar kelamin bertemu kelamin melainkan ada yang lebih penting dari itu yaitu kenyamanan.