Dittopad Melaksanakan Pemotretan Udara Daerah Latihan Kodam I / Bukit Barisan

Rencana pemotretan daerah latihan Kodam I/BB Dolok Silau Simalungun Sumatera Utara berawal dari Perintah Pangdam I/BB dan Asops Kasad kepada Katopdam I/BB untuk melaksanakan pemotretan pada bulan Desember 2012. 
Merespon perintah tersebut Katopdam langsung berkoordinasi dengan Dittopad untuk membuat perencanaan kegiatan pemotretan. Karena keterbatasan SDM dan peralatan yang dimiliki Topdam I/BB maka kegiatan pemotretan dilaksanakan oleh Dittopad dibantu Topdam I/BB

Dittopad sebagai salah satu fungsi teknis Angkatan Darat yang memiliki tugas pokok menyediakan dan menyajikan informasi Topografi berupaya terus untuk mendukung kegiatan pemotretan di Daerah Latihan Kodam I/BB. 

Dalam rangka mencari solusi untuk pemotretan di daerah latihan Kodam I/BB, Dittopad telah melakukan beberapa kali uji coba pemotretan menggunakan UAV bekerjasama dengan Lapan. Kerjasama ini dilaksanakan dengan Format, Lapan menangani pesawat UAV dan Dittopad menangani proses pemetaannya. 
Akhirnya, setelah melakukan beberapa kali percobaan pemotretan, Dittopad bersama Lapan berhasil melaksanakan pemotretan daerah latihan Kodam I/BB yang dilaksanakan pada tanggal 10 s.d. 17 Oktober 2013.

Secara umum hasil dari kegiatan pemotretan ini adalah :

a. Pemotretan daerah latihan Kodam I/BB Dolok Silau dapat dilaksanakan dengan baik. Pesawat UAV LSU-02 dapat memotret sasaran sesuai perencanaan. Pesawat tersebut dapat terbang tepat diatas rencana jalur terbang yang direncanakan dengan ketinggian dan kecepatan pesawat sesuai dengan yang diinginkan.

b. Daerah Latihan Dolok Silau memiliki luas kurang lebih 9000 Ha terdiri daerah dataran rendah dengan ketinggian 200 s.d. 500 m dan daerah Gunung dengan ketinggian antara 500 s.d. 1000 m. Pemotretan hanya dapat dilaksanakan di daerah dataran rendah dengan ketinggian 200-500 m dengan luas daerah yang berhasil difoto + 7000 Ha. 

Untuk daerah dengan ketinggian diatas 500 m selalu tertutup awan sehingga belum dapat difoto. Foto yang dihasilkan sebanyak 2500 Foto dengan sidelap 30% dan overlap 80 %. Tim Fotogrametri Dittopad telah berhasil membuat mosaik foto tersebut menggunakan software Agisoft.

c. Pesawat UAV efektif untuk memetakan daerah dengan luas dibawah 20,000 Ha (dua puluh ribu hektar) karena untuk daerah yang terlalu luas masih terkendala kemampuan pesawat. Pemotretan udara menggunakan UAV memiliki Keunggulan antara lain :

1) Biaya yang diperlukan relatif murah.

2) Pelaksanaan relatif lebih aman dan resiko rendah.

3) Birokrasi untuk penyelenggaraannya relatif simple.

4) Waktu yang dibutuhkan relatif lebih singkat/cepat.

5) Memiliki Fleksibilitas baik, karena ukurannya kecil dan penanganan nya mudah.

6) Hasil cukup teliti.

d. Namun disamping keunggulan, pesawat UAV juga memiliki keterbatasan antara lain :

1) Bergantung adanya landasan pacu yang memenuhi syarat.

2) Bergantung ketersediaan BBM nya Pertamak Plus/95.

3) Kemampuan Monitoring manuver pesawat terbatas.

Sumber : Tniad