Helikopter Tempur Fennec Pesanan Indonesia

Unit perdana helikopter tempur Fennec bikinan Airbus Helicopters datang ke Indonesia. Helikopter ini bakal menambah kekuatan pertahanan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).

Indonesia memesan 12 helikopter Fennec pada tahun 2012 lalu. Heli itu akan membentuk skuadron serang ringan TNI AD. Hingga tahun 2016, TNI AD dijadwalkan bakal menerima 6 Fennec bermesin tunggal dan 6 lainnya yang bermesin ganda.

Sebelum dioperasikan oleh TNI AD, Fennec akan dikirim ke PT Dirgantara Indonesia. Berdasarkan kesepakatan kerjasama dengan Airbus, peralatan tempur seperti senapan mesin dan roket peluncur akan dipasang oleh PT DI di Bandung.

Dengan datangnya helikopter ini, Indonesia menjadi operator Fennec terbanyak di Asia Tenggara. Thailand menjadi yang kedua setelah memesan 6 unit helikopter itu sementara Malaysia punya beberapa Fennec untuk angkatan laut-nya.

Rilis Airbus hari ini menyatakan, Fennec memiliki kelebihan dibanding helikopter lain karena beratnya yang ringan, mudah dioperasikan pada kondisi ekstrem, serta punya footpoint kecil sehingga lebih sulit dideteksi.

Untuk kendaraan militer udara, Indonesia telah lama memercayakan kepada Airbus. Tahun 2012, Indonesia membeli 6 uni helikopter EC725 bikinan Airbus untuk memperkuat TNI Angkatan Udara.

Senin (5/11/2014), Indonesia kembali membeli helikopter Airbus AS565 MBe Panther untuk meningkatkan kemampuan misi anti-kapal selam. Saat ini, Indonesia juga tengah menimbang-nimbang pembelian jet tempur Airbus, Eurofighter Typhoon.

Sumber : Kompas