Inilah 7 Ulah Kontroversi Ustadz Solmed

Inilah 7 Ulah Kontroversi Ustadz Solmed – Menjadi selebriti memang tak bisa lepas dari yang namanya sorotan publik. Apa yang dilakukan dan ke mana saja mereka pergi, selalu menjadi bahan berita menarik bagi pengonsumsi berita di berbagai media.

Apalagi jika selebriti itu berkaitan dengan agama. Seperti Ustadz Solmed yang besar di media karena perannya sebagai dai. Sungguh mulia pekerjaannya sebagai dai, namun ternyata semua tak semudah yang dipikirkan.

Menjadi dai dan dikenal sebagai ustadz, justru membuat Solmed harus lebih berhati-hati dalam melangkah. Sayangnya, selama dua tahun belakangan, ia justru mendulang pro dan kontra karena perbuatannya. Apa saja? Simak halaman berikut.

1. Proses Ta’aruf Yang Salah
Oktober 2011, proses ta’aruf (pendekatan) Ustadz Solmed dengan April Jasmine, menuai berbagai tanggapan dari berbagai kalangan, termasuk dari koleganya sendiri di Front Pembela Islam (FPI). Habib Salim Alatas mengaku kecewa dengan proses yang dinilainya keliru itu.

Menurut Habib, Ustadz Solmed dinilai terlalu sering berduaan dengan April Jasmine yang kala itu masih calon istrinya. Padahal dalam ajaran Islam, hal itu dilarang. Bahkan proses itu sendiri harusnya menggunakan orang ketiga atau perantara, untuk menjauhi godaan dan fitnah.

2. Bersetubuh Dengan Mantan Istri
Mantan istri Ustadz Solmed, Dewi Yuliawati menegaskan bahwa yang dikatakannya kepada sebuah tabloid tentang Ustadz Solmed adalah benar dan tidak mengada-ada. Dia membenarkan kalau mantan suaminya itu masih mengajaknya berhubungan badan meski sudah berstatus sebagai mantan istri.

Dewi sambil menunjukkan tabloid berjudul besar, ‘Ustad Solmed, Sebelum Menikah, Masih Berhubungan Badan Dengan Mantan Istrinya’ itu, mengungkapkan pernah diturunkan paksa di tol, karena tidak mau melayani permintaannya. Hal ini pun langsung jadi ramai di media pada November 2011.

3. Video Panas Dengan Mantan Istri
Sempat tersiar desas-desus bahwa Dewi Yuliawati, mantan istri Ustadz Solmed memiliki video panas untuk membuktikan bahwa Ustadz Solmed pernah menggaulinya meski mereka telah bercerai. Menanggapinya, Ustadz Solmed seolah tak ambil pusing. Menurutnya, saat berhubungan ia dan Dewi dalam keadaan rujuk dan tanpa ada paksaan.

Ketika ditanya apakah ia siap jika Dewi benar-benar memiliki dan menunjukkan video tersebut? Ustadz Solmed malah menantang mantan istrinya. “Silahkan, saya tantang. Yang namanya orang ketika benar, benar dalam pandangan Allah. Tidak pernah takut sampai kapanpun,” ucapnya pada November 2011.

4. Terlalu Vulgar Bicara Seks
Selama Ramadan 2012, Ustadz Solmed menjadi narasumber dalam acara Akhirnya Aku Tahu yang tayang di Global TV. Pada tayangan 15 Juli lalu, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mempermasalahkan, lantaran dinilai berlebihan atau terlalu vulgar saat membahas hubungan suami istri.

Dalam dialog bermuatan hubungan seks tersebut, Ustadz Solmed membahas materi tentang kontrasepsi, hubungan intim suami istri, pembesaran alat kelamin, oral seks dan informasi tata cara hubungan seks lainnya. Hal ini pun sempat jadi berita heboh juga pada bulan Juli tahun lalu.

5. Sahur On The Road Naik Mobil Mewah
Ramadan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Ustadz Solmed yang baru saja dikaruniai anak hasil pernikahannya dengan April Jasmine, menggelar acara sahur on the road di jalanan Jakarta. Ayah satu anak tersebut membagi sembako dan menggelar ceramah singkat untuk warga yang ia datangi.

Istimewanya, sahur on the road ala Ustadz Solmed ini menggunakan mobil mewah sebagai sarana transportasi. Bersama teman-temannya sesama penyuka mobil mewah, ia mengelilingi Jakarta dengan menumpang mobil Lamborghini. Ia bilang bahwa tak ada bedanya naik mobil mewah dengan kendaraan biasa.

6. Ustadz Matre?
Dalam sebuah surat kabar lokal Hong Kong di bulan Agustus 2013 ini, Ustadz Soleh Mahmud atau yang lebih dikenal dengan Solmed, diberitakan membatalkan perjanjian secara sepihak karena tidak menemui kesepakatan honor setelah meminta kenaikan honor dari yang sudah disepakati. Karena itu, ia kemudian dicap sebagai dai matre.

Menurut surat kabar itu, ketua Thariqul Jannah, Lifah Khalifah menyesalkan sikap ‘matre’ Solmed yang memasang honor sebesar Rp 10 juta. Awalnya, disepakati honornya sebesar Rp 6 juta. Tak hanya itu, dalam surat kabar tersebut, Lifah membeberkan permintaan Solmed sebesar 10% dari penjualan tiket, dan 50% dari dana infak lewat surban keliling.

7. Anggap TKI Hong Kong Komunis
Perseteruan Ustadz Solmed dengan TKI Hong Kong semakin panas. Pernyataan Ustadz Solmed di sosial media Twitter, menganggap kasus dengan pihak TKI Hong Kong sudah clear. Ia juga menuliskan bahwa tidak ada yang tahu dalam kedok apa mereka (TKI) sekarang, dan mengumpamakan TKI Hong Kong adalah komunis.

Menanggapi pernyataan tersebut, seorang TKI di Hong Kong menulis sebuah surat terbuka yang diunggah di blog. TKI bernama Rihanu Alfia itu menyatakan kekecewaannya kepada Ustadz Solmed yang sudah menuduh mereka seperti komunis, dan juga media di Indonesia yang hanya melakukan konfirmasi sepihak.

Apapun yang dilakukan Ustadz Solmed dalam kehidupannya sebagai selebriti, baik atau buruk, akan terus jadi konsumsi publik. Benar atau tidak segala yang ditudingkan padanya, hanya dia dan Tuhan yang tahu. | kapanlagi.com