Jangan Pernah Melupakan Sejarah

Jasmerah (Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah) adalah semboyan yang diajarkan Ir. Soekarno, Presiden pertama Negara kita sebagai Bapak Pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus dicamkan benar dan dilaksanakan oleh para generasi  muda Indonesia. 

Semboyan  ini  tentu bukan sekedar  jargon atau omong  kosong belaka, namun yang lebih penting harus dipahami arti dan maknanya, sehingga benar-benar dapat dilaksanakan dengan sepenuh hati.
 

Dengan mengetahui sejarah bangsanya maka seseorang dapat menghargai kehebatan dan jerih payah pendahulunya dalam membangun negeri ini dengan keringat dan darah. 
Bila manusia bisa menghayati arti sejarah yang sebenarnya maka akan tercipta semangat Kebangsaan dan Nasionalisme yang kuat, sehinggga kita dapat meminimalkan bahkan membabat habis benih-benih perpecahan Bangsa.

Hal itu telah dibuktikan oleh seluruh Cawak (Calon Pengawak) KRI Usman Harun-359 melalui kegiatan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta, Selasa (17/6).

Kegiatan ini dipimpin oleh  Perwira  tertua Mayor Laut (P) Maman Nurachman sebagai Palaksa (Perwira Pelaksana) diikuti oleh 43 Perwira dan prajurit KRI Usman Harun-359.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan arwah Pahlawan  Sersan KKO Usman alias Djanatin bin H. Moch Ali dan Kopral KKO Harun alias Tohir bin Said Mahador,  sebelum seluruh Cawak KRI Usman Harun-359 berangkat ke Inggris untuk melaksanakan pengambilan kapal yang dilaksanakan pada bulan Juli mendatang.
Sumber : TNI