Kabar Gembira Bagi Pria Jelek: Pria Ganteng Miliki Sperma Lemah!


Ternyata memiliki wajah tampan memiliki risiko tersendiri. Sebuah penelitian yang dimuat di Journal of Evolutionary Biology menunjukkan adanya hubungan antara ketampanan dan kualitas sperma.

“Tingginya kadar testosteron memang terbukti mengganggu produksi sperma. Nah, temuan terbaru ini menunjukkan setidaknya adanya kaitan antara kesuburan dan maskulinitas wajah,” ujar Dr Jukka Kekalainen dari Centre for Evolutionary Biology at the University of Australia, seperti yang dikutip dari metrotvnews.com.

Menggunakan teknik terbaru Phenotype Linked Fertility Hypothesis (PLFH), penelitian ini menyelidiki apakah kesuburan pria dilatarbelakangi faktor-faktor seperti jenis kelamin dan latar belakang budaya.

Dalam studi itu, 62 siswa laki-laki asal Kaukasia dari University of Valencia, Spanyol, direkrut. Semua laki-laki itu diminta untuk tidak melakukan hubungan seks. Mereka kemudian diminta melakukan masturbasi selama tiga sampai lima hari sebelum akhirnya air mani mereka diteliti.

Motilitas dan konsentrasi sperma kemudian yang diukur sesuai dengan kriteria Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Wajah setiap pria pun lalu difoto dan dipindai untuk meminimalkan efek visual gaya rambut.

Foto-foto itu kemudian ditunjukkan kepada para permpuan dan mereka diminta untuk memilih pria yang ingin mereka jadikan pasangan hidup.

Para peneliti juga melakukan analisis antropometri yakni pengukuran karakteristik wajah 50 pria itu dengan mengukur mata mereka, lebar tulang pipi dan hidung mereka, diidentifikasi sebagai fitur maskulin.

Akhirnya para peneliti membandingkan fitur wajah pria dengan motilitas (gerakan), morfologi (struktur), dan konsentrasi sel sperma.

Menariknya, peneliti menemukan adanya kaitan antara ketampanan wajah dengan kualitas sel seprma pria. Namun, mereka mengutarakan perlu adanya studi lebih lanjut dan mendalam mengenai hal ini.

Jadi, jika Anda ingin memiliki anak yang sehat dan pintar, sebaiknya tidak memilih pria hanya dari ketampanannya ya…