Kompolnas: Polri, TNI, & Masyarakat Terus Rapatkan Barisan di Papua

JAKARTA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta kepada anggota Polri agar merapatkan barisan dengan TNI dan masyarakat terkait dengan konflik yang kerap terjadi di Papua.

“Papua itu kan memang kita kenal daerah konflik, ada sekelompok kecil masyarakat yang ingin memerdekan Papua, mereka terus berupaya agar situasi tidak kondusif. Untuk itu, kami minta terus kepada Polri terus rapatkan barisan dengan TNI dan masyarakat setempat,” ujar Anggota Kompolnas, Edi Hasibuan kepada Okezone, Senin (3/1/2014).

Selain itu, Kompolnas mengapresiasi Kapolda Papua yang telah banyak menjadi peran seorang guru di Papua. 

“Kami apresiasi kepada Kapolda Papua yang kini banyak mengambil peranan jadi guru gratis bagi masyarakat setempat agar masyarakat juga jadi pintar,” lanjutnya.

Kata dia, puncak Jaya dikenal sebagai daerah paling rawan konflik, hingga akhirnya banyak anggota Polri yang menjadi guru bagi masyarakat setempat.

Sebelumnya, Anggota tim gabungan TNI AD dan Polri terlibat baku tembak dengan kelompok radikal bersenjata wilayah Yapen Barat, di Kampung Sasawa, Distrik Yapen Barat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.

Dalam insiden baku tembak tersebut, telah melukai tiga orang anggota Polri dan satu orang tewas dari kelompok Radikal. Dan Tim Gabungan berhasil menciduk 10 orang kelompok Radikal, dan menyita beberapa senjata api dan senjata tajam.

Sumber : Okezone