Langkah dan Cara Perhitungan Zakat Fitrah

Zakat fitrah merupakan zakat wajib yang harus dikeluarkan oleh masyarakat setiap tahunnya yaitu ketika menjelang idul fitri. Perintah ini wajib bagi mereka yang muslim, berakal, merdeka, dan juga hartanya yang memenuhi nisab.

Perhitungan Zakat Fitrah

Untuk cara perhitungan zakat fitrah ini sendiri sangat mudah yaitu hanya sekitar 2,5 kilogram beras yang merupakan bahan pokok yang digunakan di Indonesia. Sedangkan cara lainnya adalah dengan menggunakan uang dengan senilai uang yang akan mempunyai nilai 2,5 kilogram beras dengan harga beras di pasaran kala itu. Sehingga apabila harga berasnya 10 ribu perkilogramnya, maka untuk nilai zakat fitrah yang harus dibayarkan adalah 25 ribu rupiah saja perorangnya. Untuk melakukan zakat fitrah ini sendiri sangat mudah, yaitu dengan mengikuti langkah berikut ini:

  1. Memenuhi syarat wajib zakat fitrah tersebut
    Langkah pertama ketika akan melakukan zakat fitrah ini adalah pastikan Anda memenuhi syarat dari zakat fitrah ini. Ada beberapa syarat zakat fitrah ini yang pertama adalah seorang muslim yang merupakan dasar dari aturan mengapa ada zakat fitrah ini. Selanjutnya adalah poin sebagai seorang yang merdeka, berakal, dan juga hartanya telah memenuhi hisab. Dengan memenuhi syarat tersebut maka Anda bisa untuk melakukan zakat ini.
  1. Menyiapkan beras atau uang
    Dan tahap selanjutnya ketika akan melakukan zakat fitrah setelah memenuhi semua syarat wajibnya adalah dengan menyiapkan beras atau uang yang akan dizakatkan. Bagi seorang diri yang mengeluarkan zakat untuk dirinya sendiri pasti mudah karena hanya 2,5 kg beras saja. Tetapi untuk yang mempunyai banyak keluarga maka bisa untuk menyiapkannya terlebih dahulu dengan menjumlahkan anggota keluarga dan dengan besaran beras yang akan dizakatkan. Sehingga bagi keluarga yang mempunyai 6 anggota keluarga yang telah memenuhi syarat untuk berzakat maka harus mengeluarkan 15 kilogram beras atau uang dengan total 15 kilogram dengan harga beras di pasaran pada waktu zakat itu dikeluarkan.
  1. Membaca doa dan niat
    Dan langkah selanjutnya untuk mengeluarkan zakat fitrah ini adalah dengan membaca doa atau niat untuk zakat fitrah. Ada banyak doa yang bisa dibaca tergantung dari kesempatan mengeluarkan zakat tersebut. Bisa untuk membaca doa untuk berzakat bagi dirinya sendiri, bagi keluarga, bagi istri, anak, dan juga untuk yang bisa diwakilkan.
  1. Mengeluarkan zakat
    Dan terakhir adalah dengan mengeluarkan zakat fitrah tersebut. Anda bisa untuk langsung memberikannya kepada kaum yang berhak menerimanya. Atau juga bisa untuk menyerahkannya di lembaga yang akan menyalurkan zakat tersebut. Bisa dari menyerahkan zakat fitrah tersebut di Mushola, di masjid, di lembaga zakat, dan berbagai lembaga lainnya yang dipercaya untuk dapat mengeluarkan zakat dengan bijaksana dan baik sehingga akan tetap sasaran seperti niatnya.