Macam-macam Pesawat Kerpresidenan Indonesia

Jakarta–Jusuf Kalla saat masih menjabat Wakil Presiden pernah mengalami pengalaman buruk dengan pesawat kepresidenan.

Pada Juli 2006 dalam penerbangan dari Jakarta menuju Bandar Udara Polonia, Medan, pesawat kepresidenan Fokker 28 TNI AU yang ditumpangi Wapres dan sejumlah menteri mengalami keretakan di kaca kokpitnya. 

Akhirnya dikirim pesawat cadangan dari Halim. Wapres langsung mengutarakan rencana lama yang masih tertunda untuk mempunyai pesawat khusus kepresidenan. “Umurnya kan sudah 30 tahun. Jadi, harus diganti yang lebih baik lagi”, ujar Kalla ketika itu.

Sejak jaman Presiden Soekarno, berbagai macam pesawat dipakai untuk kunjungan resmi.

 PESAWAT KEPRESIDENAN Bung Karno:

Awalnya Bung Karno menggunakan dua buah pesawat jenis C-140 Jetstar. Pesawat buatan pabrikan Lockheed diberi nama “Pancasila” dan “Saptamarga.” Pesawat ini salah satunya sudah menjadi penghuni museum Dirgantara di Yogyakarta. 

Setelah Jetstar, Bung Karno memakaj Ilyushin Il-14, pemberian dari Pemerintah Rusia. Pesawat yang masih menggunakan baling-baling ganda diberi nama Dolok Martimbang dioperasikan Skadron 17 AURI. 

PESAWAT KEPRESIDENAN Soeharto

Presiden Soeharto menggunakan beberapa jenis pesawat. Pada masa awal pemerintahan untuk kunjungan dalam negeri Presiden Soeharto menggunakan Hercules C-130 Hercules milik TNI AU. 

Pesawat Douglas DC-8 juga sempat digunakan untuk kunjungan ke luar negeri. Kunjungan dalam negeri lainnya Presiden Soeharto kerap menggunakan beberapa pilihan. Ada Avro RJ-185 milik Pelita Air Service.
Lalu Fokker F-28 yang dioperasikan perusahaan penerbangan Pelita Air Service. Pesawat lainnya adalah British Aerospace 146 yang mampu membawa 100 penumpang. Untuk kunjungan ke luar negeri Presiden Soeharto menggunakan Airbus A330, milik Garuda.

PESAWAT KEPRESIDENAN SBY


Presiden Yudhoyono masih menggunakan beberapa pesawat yang digunakan pendahulunya. Seperti Airbus A330-341 dan A330-300 milik Garuda. Pesawat itu dimodifikasi sesuai tingkat kebutuhan presiden dan bisa memuat maksimal 140-an penumpang. 

Airbus biasa digunakan SBY bila berkunjung ke luar negeri. Untuk mengunjungi pelosok Indonesia, SBY tetap memakai Avro RJ-185 milik Pelita Air Service.
Pesawat buatan tahun 1992 ini dibeli Pertamina pada era Presiden Soeharto dan dijadikan pesawat khusus kepresidenan. Semua presiden dari Presiden Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, maupun Megawati Soekarnoputri memilih pesawat ini jika bepergian di dalam negeri.

Fokker 28 milik TNI AU termasuk yang masih digunakan SBY. Pesawat yang dibuat tahun 1975 biasanya dipilih untuk menemani kunjungan dalam negeri. Pesawat lain yang juga dipakai SBY adalah Boeing 737-200, milik TNI AU diproduksi pada 1981. Untuk helikopter SBY biasa mengunakan helikopter Super Puma SA-330 dan SA-332 milik TNI AU.

Di penghujung kepemimpinanya Presiden SBY mengklaim memberikan warisanya bagi penerusnya. “Kalau (pesawat) itu jadi pada 2013 saya hanya setahun menggunakannya. Bagus kalau pemerintahan yang akan datang bisa lebih efisien dan bisa menggunakan yang lebih baik,” katanya pada 13 Februari 2012.

Sumber ; Tempo