Memotivasi Diri? gmn?

…langkah awal menjadi mahasiswa yang sukses dan kader yang handal, Insyallah…

Harta paling berharga bagi kebanyakan orang juga merupakan harta yang paling kurang dihargai. Harta itu, bila ditangani dengan semestinya, akan mampu memberikan hasil secara dramatik. Harta yang tidak dapat dikenakan harga setinggi apapun. Itulah otak manusia, fikiran dan proses berfikir.
Otak merupakan Hardisk yang berkapasitas luarbiasa, so, berhati-hatilah dalam mengisinya. Sebagian orang mempunyai otak yang penuh dengan pemikiran dan pengalaman negatif (ada teman2 yg mo ngisi computer dg VIRUS?bgtu juga otak!). Mereka akan secara terus-menerus “menanamkan input” /saya tidak mampu/ dengan setumpuk alasan mengapa mereka tidak mampu. Sehingga ketika dihadapkan pada sebuah kesempatan atau tantangan baru, otak mereka, ketika ditanya, mengirimkan jawaban: “Tidak, kamu tidak mampu”.
Lima langkah yang diperlukan untuk membangun kepercayaan diri dan yang pada gilirannya membangun rasa percaya diri bagi motivasi diri dari dalam dan akhirnya akan menjadi mahasiswa yang sukses dan kader-kader handal.
5 LANGKAH TERSEBUT ADALAH:
1. Hindari Mencari-Cari Alasan
Begitu ramai orang mengurungkan niat mereka dengan mengajukan alasan yang tidak masuk akal dan samasekali salah. Seperti:
– Saya tidak boleh
– Saya tidak mampu, sebab…
– Pendidikan/pengalaman saya belum memadai
– Saya masih terlalu muda dalam..
– Saya sudah terlalu tua untuk.., dll
Siapapun dapat mencari alasan, maka dalam membangun kepercayaan diri, jangan sekali-kali membuat alasan. Hal ini mungkin sangat menyenangkan dan mententeramkan hati, tetapi alasan-alasan hanya akan menghambat seseoarang dari pencapaian sasaran. Ingatlah bahawa otak anda adalah sebuah hardisk – apa yang anda masukkan pada gilirannya akan keluar lagi, jadi gantilah penyisipan hal-hal negatif dengan hal-hal positif.

2. Gunakan Daya Imajinasi
Otak dengan kapasitasnya yang tidak terbatas dapat membantu anda dengan tanpa batasan mencapai cita-cita hidup jika anda memberinya kesempatan. Biarkan dia menggambarkan diri anda sebagai pribadi yang anda inginkan. Dengan jelas menggambarkan apapun wujud yang anda inginkan. Semakin anda memikirkan itu semua semakin besar kepastian akan suatu hasil yang positif. Pemikiran positif itu harus mengarah ke sasaran anda, cita-cita dan kebahagiaan dalam hidup. Jika anda terus menerus membiarkan fikiran anda dipenuhi dengan bermacam-macam pemikiran mengenai kegagalan yang belum anda lakukan, anda hampir pasti akan mengalami kegagalan yang anda pikirkan tsb. Jika anda terus menerus memikirkan hasil negatif, pemikiran itu pada gilirannya akan mengakar dalam diri anda dan apapun yang ingin anda lakukan, anda akan dihantui sugesti anda sendiri bahwa anda tidak mampu!

3. Jangan Takut Gagal
Kegagalan telah mengahalangi begitu banyak orang sehingga mereka mundur sebelum mencoba, berbuat atau meraih keberhasilan sebab mereka tidak mampu menerima terminologi dimana ada kemungkinan untuk gagal. Sebagian orang benar-benar tidak pernah mencoba sesuatu apapun sebab rasa takut gagal ini telah menguasai otak mereka selama bertahun-tahun. Setiap hari mereka memikirkan kegagalan ini sehingga mereka tidak pernah sungguh-sungguh melakukan sesuatu dan pada akhirnya mereka tidak percaya diri dan penuh akan keraguan.

4. Penampilan = Membentuk Kepercayaan Diri (?)
Penampilan luar memang bukan segalanya. Namun terkadang perlu penampilan luar yang menarik, kerana dengan penampilan luar yang menarik memberi kesempatan yang ada dalam diri anda untuk merasa baik. Menarik bukan berarti harus mahal!!. Tetapi haruslah tetap bersikap realistik. Sebagian orang bersikap berlebihan dalam penampilan mereka dan pada akhirnya semua itu hanya demi kepuasan ego mereka. So,Hati-hati!!

5. Buatlah Catatan Mengenai Sukses Yang Diperoleh
Setiap orang pernah mencapai kejayaan dalam hidupnya. Cara mengumpulkan catatan “kejayaan” masa lalu sangat sederhana. Fikirkan balik “kejayaan” anda yang paling awal yang mungkin terjadi pada masa sekolah ketika memenangkan suatu lomba misalnya. Ini dapat direkam secara lisan dg HP atau alat rekam lain atau buku catatan. Anda bias melihat/mendegarkan kembali catatan/rekaman dan memperbaharui harta paling berharga anda dengan kenangan akan kejayaan tersebut untuk membantu anda untuk tetap bersemangat.
Motivasi hanya dapat mengabadikan diri berdasarkan harapan. Untuk memotivasi diri, seseorang harus memiliki harapan tentang sebuah masa depan. Oleh kerana itu dalam memotivasi diri seseorang bertanggungjawab untuk menciptakan sendiri harapannya.

“Hidup yang TIDAK MEMILIKI TUJUAN
jauh LEBIH MENAKUTKAN daripada
hidup yang TIDAK MENCAPAI TUJUAN.”