Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Mengembalikan Jati Diri Bangsa : Cermin Tindakan

Bila Anda memandang Bangsa ini kecil, Bangsa ini pun akan tampak sempit dan apapun tindakan kita menjadi tidak bermakna lagi. Namun, bila Anda memandang Bangsa ini besar, Bangsa ini akan terlihat luas dan kita pun akan melakukan hal-hal penting dan berharga, Mengembalikan Jati Diri Bangsa.

Mengembalikan Jati Diri Bangsa itu..

Tindakan Kita adalah cermin bagaimana kita melihat Bangsa Indonesia. Sementara bangsa kita tidaklah lebih luas dari pikiran kita tentang diri kita sendiri. Itulah mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri kita sendiri, agar kita bisa melihat bangsa ini menjadi lebih indah dan bertindak selaras dengan kebaikan-kebaikan yang ada dalam pikiran kita.

Padahal Bangsa Indonesia ini tidak memerlukan penilaian apa-apa dari kita. Bangsa ini hanya memantulkan apa yang ingin kita lihat. Bangsa Indonesia kita tercinta ini hanya menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi segala masalah yang ada di Bangsa Indonesia saat ini, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri.

Maka, bukan soal apakah kita berprasangka positif atau negatif terhadap diri kita sendiri. Lebih dari itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. Dan, Bangsa ini pun akan menampakkan realitanya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita, keinginan untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa.

Masih teringat kalimat yang sering diucapkan guru sekolah dasar (SD) ku dulu “Ciri khas Bangsa Indonesia adalah rakyatnya yang murah senyum, suka bergotong-royong, ramah-tamah dan menjunjung tinggi kesopan santunan”. Mungkin Anda juga sering mendengarnya? Ini merupakan jati diri bangsa Indonesia. Setidaknya saat itu.

Saat ini? Apa keadaan ekonomi yang carut-marut membuat jati diri bangsa ini luntur? Apa krisis multi dimensional yang terjadi membuat kita lupa akan jati diri sebenarnya bangsa Indonesia?

Tahun 1996, Saat Ayah masih aktif menjadi penerjemah mahasiswa asing yang datang ke Indonesia, rata-rata para turis pelajar ini berpendapat bahwa masyarakat Indonesia mudah bergaul, ramah dan sejuta ungkapan positif lainnya. Sekarang? Bahkan terdapat larangan dari Negara tertentu bagi warganya untuk berkunjung ke Indonesia.

Hei! Ada apa ini? Kemana jati diri mu, Indonesia ku? Bagaimana Mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia kita tercinta?

Mengembalikan Jati Diri Bangsa via Internet?

Tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan pesat di bidang teknologi informasi khususnya dunia internet telah ikut andil dalam usaha mengembalikan jati diri bangsa Indonesia. Setidaknya inilah yang BeritaJitu.Com lakukan. Dengan meningkatnya persentase pengguna internet di Indonesia dari tahun ke tahun, mengajak dan menghimbau serta menyebar-luaskannya melalui sarana internet, tentu saja merupakan sebuah langkah strategis untuk kembali menyadarkan tentang arti pentingnya Jati Diri Bangsa Indonesia.

Dengan demikian, diharapkan pesan moral berupa “Mengembalikan Jati Diri Bangsa” bisa tersampaikan dengan menggunakan media yang bernama internet.

Mengembalikan Jati Diri Bangsa bukan perkara mudah, tapi juga bukan perkara mustahil. Mari kita mulai memperbaiki dari diri sendiri terlebih dahulu. Caranya? Jika Anda seorang blogger atau author dari suatu web/situs, silakan Anda ikut mengkampanyekan gerakan Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini dan tentu saja tidak hanya ditulisan, tapi dalam kehidupan nyata seperti tersenyumlah pada semua orang di lingkungan Anda saat Anda bertemu mereka. Atau, dengan memperkenalkan Indonesia Furniture Handicraft Wholesale Marketplace. Mudahkan? Mudah-mudahan langkah kecil ini bermanfaat buat bangsa Indonesia. Amin..

Mengembalikan Jati Diri Bangsa | 71mm0 | 4.5

Leave a Reply