Operasional TNI di Perbatasan Dibantu Pemprov

Pemerintah Provinsi Bengkulu memberi bantuan kendaraan operasional berupa empat unit sepeda motor untuk anggota TNI AD yang bertugas di Koramil Binduriang di Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejanglebong yang berbatasan dengan Provinsi Sumatra Selatan.

“Bantuan ini untuk mendukung tugas-tugas anggota TNI mengamankan wilayah perbatasan,” kata Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah saat menyampaikan bantuan tersebut di Bengkulu, Jumat (16/1).

Ia mengatakan kehadiran TNI AD di wilayah Binduriang diharapkan dapat meningkatkan keamanan di wilayah perbatasan itu yang selama ini dikenal rawan kriminalitas.
Selain keberadaan TNI menurut Gubernur keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas harus didukung seluruh warga di daerah tersebut.

“Kalau tanpa dukungan masyarakat maka sulit tercipta kondisi yang kondusif,” ujarnya.
Gubernur mengajak warga Binduriang untuk bersama-sama menghapus citra negatif wilayah itu yang selama ini dikenal dengan sebutan “daerah teksas”.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Junaidi Hamsyah juga mengingatkan warga di yang berada di jalan lintas Bengkulu-Sumatra Selatan itu untuk mempermudah ganti rugi lahan bila pemerintah merelialisasikan pelebaran jalan nasional Bengkulu-Lubuklinggau.

Rasa aman dan kenyamanan di wilayah itu menurut Gubernur juga penting untuk mendukung pembentukan calon daerah otonomi baru, Kabupaten Lembak yakni gabungan dari tujuh kecamatan.

Komandan Korem 041 Garuda Emas Kolonel Inf Achmad Sudarsono menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas bantuan dari Pemprov Bengkulu untuk mendukung tugas TNI di wilayah itu.

“Bantuan ini akan digunakan sebaik-baiknya untuk memperlancar tugas-tugas pengamanan di wilayah perbatasan Bengkulu dengan Sumatra Selatan,” katanya.

Danrem mengatakan kendaraan operasional sangat vital fungsinya bagi kelancaran tugas TNI. Setelah membangun sarana perkantoran dan asrama TNI di Koramil Binduriang, peralatan operasional berupa kendaraan menjadi kebutuhan mendesak.

Sumber : Skalanews