Pangdam II Sriwijaya siagakan ribuan prajurit antisipasi pengumuman pilpres

Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Bambang Budi Waluyo mengatakan, pihaknya menyiagakan 5.000 ribu anggota di luar dari permintaan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.

Prajurit tersebut akan selalu siaga untuk mengantisipasi bila terjadi hal yang tidak diinginkan saat perhitungan suara Pemilu Presiden, Selasa (22/), kata Pangdam kepada wartawan usai meresmikan masjid Al Assasiatul Khomsah di Palembang, Minggu malam.

Itu pengamanan untuk membantu Polri bila ada tindakan anarkis, ujar dia.

Memang, lanjut dia, prajuritnya saat ini ada yang telah bergabung dengan jajaran Polda Sumsel untuk membantu mengamankan Pilpres.

Jumlahnya ada 2.500 dan saat ini para prajurit tersebut tetap bergabung dengan Polri, ujar dia.

Sementara yang disiagakan ini dalam jajaran Kodam dan saat ini akan melaksanakan gladi pengamanan KPU, kata dia.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan, memang wilayah Kodam II/Sriwijaya saat ini masih kondusif dan tidak ada hambatan berarti dalam pelaksanaan Pemilu Presiden lalu.

Bahkan, saat perhitungan suara di KPU lalu berjalan lancar dan tidak ada yang bermasalah.

Ini berarti wilayah Kodam Sriwijaya yang terdiri dari lima provinsi yakni Sumsel, Lampung, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung dapat dijadikan contoh dari daerah lain.

Hal ini karena situasinya kondusif dan yang dikhawatirkan selama ini tidak terjadi, ujar dia.

Begitu juga diharapkan pada perhitungan suara secara nasional di KPU nanti berjalan lancar tidak ada permasalahan, kata Jenderal TNI bintang dua itu.

Ketika ditanya mengenai antisipasi bila ada tindakan anarkis, dia mengatakan, pihaknya akan bertindak secara tegas bila ada permasalahan yang tidak diinginkan tersebut.

Namun, lanjut dia, walaupun demikian anggotanya tidak akan menggunakan peluru tajam bila terpaksa melakukan tindakan menggunakan senjata.

Jadi bila ada itu bukan dari prajurit TNI karena anggotanya dibekali peluru karet, kata dia.

Namun, dia berharap, kesemuanya itu tidak boleh terjadi karena semua pihak menginginkan kedamaian termasuk pasangan calon.

Mari bersama-sama menjaga kondisi yang kondusif yang telah tercipta selama ini dengan selalu menjaga ketertiban, tambah dia.

Sementara dalam peresmian masjid di kompleks Danintel Kodam II/Sriwijaya Pangdam mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan keimanan.

Selain meningkatkan keimanan juga selalu menjalin hubungan silaturahim melalui beribadah di masjid Assasiatul Khomsah yang bermakna lima sila itu. (U005)

Sumber : Antara