Panglima TNI: Ancaman Gerakan Teroris Sudah Berubah

Terorisme saat ini disinyalir sudah mengalami pergeseran bentuk ancaman. Kegiatan teroris sudah tidak melakukan ancaman secara langsung, namun dilakukan secara sembunyi-sembunyi dalam seluruh sendi kehidupan.
 
Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan, salah satu bentuk teror yang harus diwaspadai saat ini adalah dari kelompok negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Saat ini, katanya, ISIS sudah cukup menyita perhatian dunia karena menebar ancaman.

“ISIS sudah menjadi ancaman internasional. Kita harus waspadai dengan baik. Tingkatkan kualitas latihan sehingga pasukan khusus memiliki kemampuan yang terus meningkat di level dunia,” kata Moeldoko saat pembukaan latihan gabungan penanggulangan terorisme (gultor) Tri Matra IX 2014, Senin (1/12).

Oleh sebab itu, Panglima TNI terus ingatkan kewaspadaan jajarannya akan keberadaan ‎teroris di Indonesia. Salah satunya dengan menggelar latihan gabungan penanggulangan teroris (gultor).

Dalam latihan kali ini TNI mengambil tema “Melaksanakan penanggulangan teror untuk memelihara stabilitas keamanan dan menegakkan kedaulatan NKRI dalam rangka Operasi Militer Selain Perang”. Latihan penanggulangan teroris itu sendiri melibatkan sebanyak 627 personel baik dari TNI AD, AU, dan AL.

Latihan akan dilaksanakan mulai 1 Desember 2014 hingga 5 Desember 2014 dan akan ditutup dengan aksi lapangan di Bandara Soekarno-Hatta pada 5 Desember 2014.

Dalam upacara ini, turut hadir pula Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Marsetio, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Ida Bagus Putu Dunia, dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen Munir. 

Sumber : Beritasatu