PRAJURIT YONMARHANLAN XI MERAUKE AMANKAN PERBATASAN INDONESIA – PAPUA NUGINI

Komandan Batalyon Pertahanan Pangkalan XI Merauke Mayor Marinir Nioko Budi Legowo Harumbintoro, S.H.,M.T.Opsla melepas enam belas prajuritnya yang tergabung dalam Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan Indonesia – Papua Nugini wilayah Torasi di Dermaga perikanan Kabupaten Merauke, Papua, Senin (26/01/2015).

Sebelum berangkat ke daerah penugasan, keenam belas prajurit tersebut telah melaksanakan Latihan Pratugas Satgasla Lantamal XI pada Operasi Pamtas RI-PNG TA. 2015 pada tanggal 5 s.d 9 Januari 2015 di Mako Lantamal XI Merauke. Selanjutnya para prajurit tersebut akan melaksanakan penugasan selama enam bulan.
Komandan Batalyon Pertahanan Pangkalan XI Merauke dalam arahannya mengatakan agar personel Satgas selalu memelihara dan meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan YME dalam mengemban tugas, menjaga kondisi fisik dan kesehatan, melaksanakan pengamanan secara ketat terhadap personel maupun material yang diserahterimakan dan yang dibawa dari satuan.
  
“Pahami aturan pelibatan TNI pada Operasi Pengamanan Perbatasan (Rules Of Engagement/ROE) sehingga dapat melaksanakan pencegahan dan penindakan terhadap segala macam bentuk ancaman dan pelanggaran di wilayah perbatasan, memahami aturan-aturan pelanggaran batas wilayah dan pelanggaran hukum di wilayah laut perbatasan agar 
dapat menegakkan hukum di wilayah laut perbatasan, memelihara kerjasama dan kekompakan selama melaksanakan tugas, selain itu menjaga nama baik satuan dan Korps Marinir pada umumnya” tegasnya.
 
Sebelum mengakhiri arahannya, Danyonmarhanlan XI Merauke Mayor Marinir Nioko Budi Legowo Harumbintoro, S.H, M.T Opsla didampingi Wadanyon Mayor Marinir Daniel Iwan Setiawan, menyampaikan salam perbatasan Proud to be The Guardian Border…. Frontline Warrior.
Sumber : Marinir