Prinsip Kerja 5C Di Tubuh Royal Golden Eagle

country stewardship

Image Source: RGEI

Laju sebuah perusahaan bisa diibaratkan sebagai kapal yang tengah berlayar. Mereka membutuhkan panduan agar tidak salah menentukan arah. Oleh karena itu, Royal Golden Eagle (RGE) merumuskan 5C sebagai filosofi bisnis mereka.

Berdiri pada 1973, RGE hadir pertama kali dengan nama Raja Garuda Mas. Pendirinya ialah pengusaha Sukanto Tanoto yang kini bertindak sebagai chairman.

Mulanya Royal Golden Eagle menerjuni bisnis kelapa sawit. Namun, seiring waktu, perusahaan terus berkembang. Kini mereka telah berkecimpung dalam berbagai industri pemanfaatan sumber daya alam mulai dari pulp and paper, selulosa spesial, viscose fibre, hingga pengembangan energi.

Bukan hanya itu, skala bisnis RGE juga bertambah besar. Dari berstatus perusahaan lokal, kini mereka sudah menjadi korporasi level internasional. Asetnya ikut pula meningkat. Kini, grup yang lahir dengan nama Raja Garuda Mas ini ditaksir memiliki nilai sekitar 18 miliar dollar Amerika Serikat. Mereka pun mampu mempekerjakan sekitar 60 ribu karyawan.

Dengan bidang bisnis beragam hingga jangkauan yang luas di berbagai negara, Royal Golden Eagle butuh panduan kerja supaya semua yang ada di bawah naungannya berjalan seirama. Maka, Sukanto Tanoto mencetuskan filosofi bisnis RGE yang ia namai sebagai 5C.

Filosofi bisnis 5C diharapkan menjadi dasar prinsip kerja bagi semua unit bisnis Royal Golden Eagle. Semua operasional perusahaan harus berdasar pada prinsip-prinsip tersebut.

Tentu saja, 5C tidak hadir begitu saja. Royal Golden Eagle mampu menghadirkannya sesudah melihat berbagai aspek. Mereka sadar bahwa korporasi sering terjebak terhadap kepentingan diri sendiri. Mereka hanya melihatnya sebagai institusi bisnis yang tidak peduli terhadap pihak lain.

Namun, Royal Golden Eagle menilai hal tersebut salah. D mata grup yang pernah bernama Raja Garuda Mas ini, korporasi merupakan bagian dari masyarakat dan negara. Maka, sudah seharusnya mereka mampu memberi manfaat kepada pihak lain.

Pemikiran seperti itu yang akhirnya menjadi dasar dalam menghadirkan filosofi bisnis 5C. Royal Golden Eagle diwajibkan berguna untuk berbagai pihak. Lantas, apa sajakah isi prinsip kerja 5C? Berikut ini pemaparannya.

GOOD FOR COMMUNITY

social students

Image Source: RGEI

Di dalam filosofi bisnis 5C terdapat prinsip good for community. Hal ini memperlihatkan secara jelas bahwa Royal Golden Eagle ingin memberi manfaat kepada pihak lain.

Secara khusus, RGE harus memerhatikan masyarakat terutama yang ada di sekitarnya. Operasional perusahaan wajib memberi manfaat kepada masyarakat.

Lantas bagaimana perwujudannya? Royal Golden Eagle ingin membantu meningkatkan standar hidup masyarakat. Ada beragam cara yang bisa ditempuh. Semua unit bisnis RGE diwajibkan untuk melaksanakan kegiatan yang memiliki efek positif kepada warga di sekitarnya.

Terdapat contoh konkret pelaksanaan prinsip good for community di tubuh Royal Golden Eagle. Dengan payung kegiatan Community Development, masing-masing anak perusahaan menjadikan sejumlah warga sebagai mitra kerja.

Mereka diajari beragam kegiatan sehingga mampu berwirausaha. Selanjutnya para mitra kerja itu bisa menyalurkan produk atau jasanya ke Royal Golden Eagle.

Kegiatan ini bakal berdampak positif kepada masyarakat. Taraf hidup warga akan meningkat. Kalau itu terjadi, dengan sendirinya standar hidupnya akan membaik.

GOOD FOR COUNTRY

Enviromental Stewardship

Image Source: RGEI

Pendiri RGE, Sukanto Tanoto, lahir di Belawan dan tumbuh besar di Medan, Sumatera Utara. Ia kemudian berhasil mendirikan Royal Golden Eagle yang tumbuh pesat. Kesuksesan itu semakin mempertebal rasa cinta Sukanto Tanoto terhadap Indonesia. Ia tahu persis potensi sumber daya alam negeri kita sangat besar sehingga layak dilestarikan.

Atas dasar ini, prinsip kerja 5C juga mencakup arahan untuk memberi manfaat kepada negara. RGE diwajibkan agar berguna kepada Indonesia dalam beragam aspek.

Pertama, sebagai perusahaan, RGE harus memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi bangsa. Hal itu sudah dilaksanakan dengan baik. Puluhan ribu tenaga kerja terserap di Royal Golden Eagle. Selain itu, keberadaan RGE terbukti mendorong perekonomian daerah. Salah satunya di Riau yang semakin maju berkat keberadaan anak perusahaan grup yang pernah bernama Raja Garuda Mas ini.

Namun, selain memberi manfaat dalam segi ekonomi, RGE juga menekankan perlindungan demi masa depan generasi muda bangsa. Kekayaaan alam negeri kita wajib dijaga agar anak cucu bisa terus memanfaatkannya pada masa depan. Arahan ini akhirnya diwujudkan dalam bentuk beragam program perlindungan seperti konservasi maupun restorasi.

GOOD FOR CLIMATE

Enviromental Stewardship Plant

Image Source: RGEI

Perubahan iklim kini sudah jelas terlihat. Cuaca sulit diprediksi, begitu pula musim yang tidak lagi teratur. Hal ini terjadi di seluruh penjuru dunia termasuk di Indonesia.

Kondisi memprihatinkan itu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Sebab, siapa saja pasti akan mengalami dampak buruk dari kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, dalam filosofi bisnis 5C terkandung arahan good for climate.

Dalam prinsip kerja ini, RGE diwajibkan untuk ikut aktif dalam menjaga keseimbangan iklim. Bagaimana caranya? Satu-satunya langkah yang bisa diambil adalah melindungi kelestarian alam.

Tak aneh, Royal Golden Eagle selalu berkomitmen terhadap praktik berkelanjutan. Semua operasional perusahaan diwajibkan untuk bertanggung jawab terhadap alam.

Ada banyak yang contoh yang bisa dikedepankan. RGE selalu bertanggung jawab dalam pengolahan limbah. Mereka mencari cara agar memanfaatkannya dengan baik seperti menjadikannya sebagai energi listrik. Ini dilakukan oleh beberapa anak perusahaannya seperti APRIL Group dan Asian Agri.

GOOD FOR COSTUMER

hassle free

Image Source: Paper One

Dalam bisnis apa pun konsumen bisa diibaratkan sebagai raja. Mereka harus bisa dipuaskan dengan layanan atau produk terbaik. Prinsip itu juga dirasa penting oleh Royal Golden Eagle. Maka, mereka memasukkannya sebagai dalam filosofi bisnis 5C.

Secara khusus, Royal Golden Eagle menelurkan prinsip kerja good for costumer. Mereka melakukannya karena ingin memberikan yang terbaik kepada pelanggannya.

Bagaimana caranya? RGE selalu memberikan nilai lebih di dalam setiap produk buatanya. Mereka tidak mau standar, namun terus memberikan manfaat tambahan agar produknya lebih bernilai.

Contohnya adalah produk kertas Paper One buatan anak perusahaan RGE, APRIL Group. Royal Golden Eagle ingin produknya berkualitas. Maka, teknologi tinggi seperti ProDigiTM HD Print Technology dimanfaatkan dalam pembuatan.

Buah yang dihasilkan adalah kertas premium berkualitas. Tidak seperti produk lain, Paper One menghasilkan cetakan yang jelas, tidak mudah tembus, serta tidak cepat kotor.

GOOD FOR COMPANY

climate stewardship

Image Source: RGEI

Biar bagaimana pun, perusahaan adalah sebuah institusi bisnis. Mereka mengejar profit agar mampu mengembangkan diri. Royal Golden Eagle juga seperti itu. Maka, mereka tak lupa menyertakan prinsip kerja good for company.

Arahan ini dijadikan pegangan oleh segenap pihak di dalam perusahaan supaya mengambil putusan terbaik bagi perusahaan. Namun, hal itu tidak semata-mata dilakukan dengan menekankan pengambilan untung semata. Royal Golden Eagle justru menekankan terhadap inovasi melalui efisiensi.

Tak aneh, RGE selalu mendorong beragam terobosan baru di internal perusahaan supaya meraih hasil yang lebih baik. Mereka juga menghargai efisiensi kerja agar pekerjaan benar-benar efektif.

Inilah filosofi bisnis 5C di dalam tubuh Royal Golden Eagle. Berkat arahan ini, RGE bisa melakukan dua fungsinya sekaligus. Selain bisa mengembangkan diri, keberadaan mereka juga berhasil memberi manfaat kepada pihak lain.

Sumber: http://www.po-and-g.com/id/tentang-kami/sukanto-tanoto-id