Puisi Ariel Peterpan di Tahanan

Tahanan tidak membatasi kreativitas Ariel Peterpan. Sebagai tersangka dalam kasus Video Mesum Mirip Ariel dan Luna Maya serta Video Mesum Mirip Ariel dan Cut Tari. Ini terbukti dengan dibuatnya sebuah puisi. Bagaimana puisinya? Simak Puisi Ariel Peterpan di Tahanan:

Jika saya bercerita sekarang,
Maka itu hanya akan membuat sebagian orang memaklumi saya,
Dan sebagian lagi akan tetap menyalahkan saya,
Tetapi itu juga akan membuat mereka memaklumi dunia yang seharusnya tidak dimaklumi,
Dan tidak ada yang dapat menjamin apakah semua dapat memetik hal yang baik dari
kemakluman itu,
Atau hanya akan mengikuti keburukannya
Maka lebih baik saya diam.

Jika saya bersuara sekarang,
Maka itu akan membuat,
Saya terlihat sedikit lebih baik,
Dan beberapa lainnya terlihat lebih buruk sebenarnya,
Maka saya lebih baik diam.

Jika saya berkata sekarang,
Maka akan hanya ada caci maki,
Dari lidah ini,
Dan teriakan kasar tentang kemuakan,
Serta cemoohan hina pada keadilan,
Maka saya lebih baik diam.

Saya hanya akan berkata pada Tuhan, bersuara pada yang berhak,
Berkata pada diri sendiri,
Lalu diam kepada yang lainnya,
Lalu biarkan seleksi Tuhan,
Bekerja pada hati setiap orang.

Bareskim 2010

Menarik sekali bukan? Mudah-mudahan kita bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian sebagai sebuah pelajaran yang bisa memupuk diri pribadi masing-masing.