Puisi Kehidupan : Bukan Saatnya untuk Menyerah

Seringkali kita rapuh dan mudah untuk meyerah. Seakan diri kita rapuh dan lemah, seakan diri sudah kehilangan semangat untuk meneruskan berbagai rintangan. Memang itulah dunia, jika kita ingin berharap dan mengimpikan sesuatu. Selalu saja banyak masalah dan cobaan yang harus kita arungi dan lewati. Ini ada salah satu puisi, yang berjudul “Bukan Saatnya untuk Menyerah”


 Bukan Saatnya untuk Menyerah



Serangkaian gergaji seakan memotong otakku

Sungguh menggerogoti dan menghabisi semangat

Semangat yang berkobar menjadi rapuh

Benar-benar menganggu tubuh ini

Lelah memang sangat terasa

Berat terkadang untuk dijalani

Mencekam rasanya dalam perasaan

Terbelenggu dalam penjara dunia

Satu, dua, atau entah berapa

Tak pernah kuhitung banyaknya

Terjatuh dan terjerat karenannya

Ini bukan waktu…

Waktu ini bukan sia-sia

Bukan untuk hanya berdiam diri

Mudah menyerah begitu saja

Tak ku biarkan dunia membenciku

Bukan untuk arus yang salah

Daku hendak mampu bijak

Walau terasa diri tak berdaya

Karena ku punya rasa percaya

Bahwa Tuhan…

Akan mencoba hambaNya

Tanpa melebihi kemampuan hamba

Terimakasih sudah mau berkenan dan meluangkan waktunya sejenak untuk membaca. Semoga bisa bermanfaat !

Puisi Kehidupan : Bukan Saatnya untuk Menyerah | 71mm0 | 4.5