Ratusan Pasukan Yonif 711 Diberangkatkan ke Perbatasan PNG

Sebanyak 450 pasukan TNI dari Yonif 711 Raksatama / Brigif Otamanasa diberangkatkan ke perbatasan RI-Papua New Guenea. Ratusan pasukan TNI ini ditugaskan untuk menjaga keamanan di Papua, selama 9 bulan. Suasana haru menyelimuti pemberangkatan personel TNI ini.
 

Beginilah suasana ketika para personel TNI dari Yonif 711 Raksatama /Brigif Otamanasa akan berpisah dengan keluarganya untuk bertugas di perbatasan RI – Papua New Guenea Sabtu (1/11/2014) pagi. Suasana haru menyelimuti perpisahan ini. Peluk mesra, ciuman sayang, dan tangis perpisahan, mewarnai suasana perpisahan ini.

Pasukan TNI dari Yonif 711 Raksatama/Brigif Otamanasa ini, akan berangkat menunaikan tugas menjaga keamanan di perbatasan RI-Papua New Guenea selama sembilan bulan. 

Keberangkatan kali ini merupakan gelombang ketiga, setelah beberapa hari sebelumnya sekitar 250 pasukan sudah lebih dulu diberangkatkan dengan menggunakan pesawat hercules. Brigif otamanasa sendiri mengirimkan 450 pasukannya untuk menjaga perbatasan di Papua.

Wakil Komandan Yonif 711 Raksatama/Brigif Otamanasa Mayor Inf T. Basuki mengatakan, Yonif 711 Raksatama sudah mengirimkan ratusan personel ke perbatasan PNG.

“Dan ini adalah gelombang ke tiga yang dipimpin oleh Kapten Zeni Salu untuk Pamtas (Pengamanan Perbatasan) di Merauke Papua berjumlah 62 orang. Dan besok hari terakhir akan diberangkatkan lagi dengan jumlah 90 orang yang dipimpin oleh saya sendiri,’’ kata Mayor Inf T. Basuki.

Daerah perbatasan saat ini dianggap sangat rawan oleh aksi-aksi separatisme, sehingga aparat keamanan diplot untuk menjaga keamanan di perbatasan. Selain menjaga keamanan, para personel tni ini juga ditugaskan untuk membantu masyarakat sekitar, terutama yang berada di pedalaman dan perbatasan.

Sumber : Kabarselebes