Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 320/Badak Putih Membuka Akses Jalan Menuju Patok Batas

Kondisi patok-patok batas yang berada di sepanjang wilayah perbatasan RI-PNG khususnya di sektor wilayah Kabupaten Merauke saat ini umumnya sangat sulit untuk dilalui oleh kendaraan karena terkendala oleh medan yang berupa hutan dan Rawa-Rawa yang 

digenangi air sehingga kegiatan patroli dalam rangka pengecekan patok batas hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki dan apabila di musim hujan sangat sulit dilalui karena harus menunggu sampai kondisi air Rawa menurun. Hal tersebut yang melatar belakangi Satgas 

Yonif 320/Badak Putih melaksanakan kegiatan pembukaan akses jalan menuju patok batas, sehingga ke depan jalan menuju patok batas dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.
 

Menurut Pasiops Satgas Yonif 320/Badak Putih Lettu Inf Surianto, kegiatan pembukaan jalan menuju patok batas saat ini difokuskan di jalan yang menuju patok batas MM. 12,3 yang menjadi sektor tanggung jawab Pos Kotis Kaliwanggo. 
Teknis pelaksanaannya yaitu dengan membuka hutan dan semak belukar sepanjang 1500 Meter, dengan menggunakan peralatan seperti cangkul, parang, serta bantuan alat berat untuk menimbun dan meratakan tanah. 
Disamping itu di sepanjang jalan menuju patok batas yang telah dibuka tersebut dilakukan penanaman pohon Trembesi dan pohon Kelapa sehingga ke depan diharapkan kelestarian dan keindahan alam di sepanjang jalan dan di sekitar patok batas tetap terjaga menjadi kawasan yang hijau, indah, dan rapih.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 320/Badak Putih Letkol Inf Abdul Hamid, S.I.P., mengatakan, pembukaan akses jalan menuju patok batas bertujuan untuk memudahkan pengecekan dan pengawasan terhadap kondisi patok batas terhadap kemungkinan terjadinya pemindahan atau pergeseran. 
Disamping itu pembukaan akses jalan menuju patok batas dapat menjadi salah satu alternatif objek wisata yang menarik minat wisatawan dan masyarakat di wilayah perbatasan untuk berkunjung. Oleh sebab itu kita harus merawat serta memelihara kelestarian dan keindahan lingkungan di sekitar patok batas”, ungkap Dansatgas.
Sumber : TNI