Sejarah Mengembalikan Jati Diri Bangsa

Kalau mengingat alasan Saya mengikuti Mengembalikan Jati Diri Bangsa, terkadang bisa membuat Saya tersenyum. Jujur, ini kontes SEO kedua yang Saya ikuti setelah Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 (KDPI2009). Lantas, apa yang membuat Saya tersenyum?

Sebelumnya, dalam KDPI2009, Saya mengira kontes SEO itu merupakan kontes untuk menempatkan posisi suatu halaman dengan mengoptimasi halaman. Kalau istilah dalam SEO disebut On Page (saat itu, istilah ini belum Saya ketahui). Jadi, saat itu tidak ada istilah SEO Off Page. Alhasil, posisi tertinggi saat itu cuma bisa sampai posisi 56. Ini pun membuat Saya senang bukan kepalang 😀

Waktu berlalu, dan dalam suatu malam, Saya menemukan kembali sebuah kontes SEO -yang terus-menerus dilanda gosip SCAM- Mengembalikan Jati Diri Bangsa.

Bagi Saya sih, SCAM atau bukan, ini ajang belajar. Menulis artikel pertama kali pada tanggal 10 Agustus 2009. Hari pertama sudah terindeks di urutan 126. Meningkat ke 56, 14, 10, 7, 5, 4, 3 dan 2. Benar. BLoG kiTa ini pernah menempati posisi ke-2 dalam kontes Mengembalikan Jati Diri Bangsa. Tapi tidak bertahan lama.

Nah, yang membuat Saya tersenyum adalah, Saya baru mengetahui SEO Off Page itu di kontes Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini. Akan tetapi, Saya tidak pernah mempertimbangkan energi, waktu dan uang yang keluar dalam mengoptimasi. Mungkin ini lah yang disebut dari “biaya pendidikan” dalam belajar SEO.

Hasilnya cukup lumayan. Saat ini posisi 20 besar. Dan ini cukup membanggakan bagi Saya. “Sedikit” demi “sedikit”, Saya “sedikit” mengerti tentang SEO. So, Jadikan sebuah kontes SEO media pengembangan diri 😉
*Panjang juga ya Sejarah Mengembalikan Jati Diri Bangsa milik Saya 😀