Spanyol & Italia Ingin Tingkatkan Kerja Sama Maritim

Dua negara Eropa, Spanyol dan Italia, berambisi tingkatkan kerjasama maritim dengan Indonesia, termasuk kepelabuhanan, perkapalan dan galangan kapal.

Keseriusan ini ditandai dengan pertemuan antara Menko Kemaritiman, Indroyono Soesilo dengan Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Franciso Jose Viqueira Niel dan Duta besar Italia untuk Indonesia,Federico Failla di Kantor Kemenko Kemaritiman, Rabu (28/1)

“Kami akan segera menginventarisasi beberapa program kerjasama dengan pemerintah Spanyol, termasuk kaji ulang program pembangunan kapal kapal ikan Mina Jaya pada dekade 1990an lalu,” kata Indroyono, dalam rilis kepada Bisnis, Rabu (28/1/2015).

Pada dekade terakhir, kerjasama pembangunan kapal antara Indonesia-Spanyol terus berlangsung, diantaranya pembangunan kapal latih perikanan untuk Sekolah Tinggi Perikanan dan pembangunan kapal layar tiang tinggi pengganti kapal layar KRI Dewaruci, sebagai kapal latih Taruna Akademi Angkatan Laut TNI AL.
Tim lintas kementerian dari Indonesia telah dikirim ke Spanyol guna studi banding ke galangan kapal Rodman di Vigo, Spanyol, sekaligus menyiapkan kedatangan empat kapal patroli untuk memperkuat Badan Keamanan Laut RI (Bakamla).

Indroyono mengharapkan ada investasi pembangunan galangan kapal oleh Spanyol di Indonesia, utamanya di Kuala Tanjung, Sumatera Utara dan di Sorong, Papua.
Dalam kesempatan terpisah, Indroyono Soesilo kepada Duta Besar Italia untuk Indonesia Federico Failla menginformasikan tentang keikutsertaan Indonesia dalam World Expo Milan, Italia 2015, pada Mei – Oktober 2015.

Disampaikan pula, Indonesia akan mengirimkan kapal perang TNI-AL yang ditumpangi para taruna Akademi Angkatan Laut, taruna Sekolah Tinggi Pelayaran dan Taruna Sekolah Tinggi Perikanan untuk berpartisipasi dalam World Ocean Day di Expo Milan 2015, pada 8 Juni 2015.

Selain itu, Indonesia dan Italia akan bekerjasama dalam penyamakan kulit ikan nila untuk pembuatan sepatu, tas, dompet dan sabuk khas Italia guna meningkatkan usaha kecil dan menengah di bidang pengolahan hasil laut.

Sumber : Bisnis