Archive for:

November 17, 2008

Derajat Kehalusan Serbuk

Filed under: Teknologi Sediaan - 17 Nov 2008

Menurut Materia Medika

Derajat halus serbuk dinyatakan dengan nomor pengayak.

Jika derajat halus suatu serbuk dinyatakan dengan 1 nomor, dimaksudkan bahwa semua serbuk dapat melalui pengayak dengan nomor tersebut.

Jika derajat halus suatu serbuk dinyatakan dengan 2 nomor, dimaksudkan bahwa semua serbuk dapat dapat melalui pengayak dengan nomor terendah dan tidak lebih dari 40% melalui pengayak dengan nomor tertinggi.

Menurut Farmakope Indonesia

September 16, 2008

Analisa Simplisia MATERIA MEDIKA version

Filed under: Farmasi etc - 16 Sep 2008

1.Penetapan Kadar Minyak Atsiri
Cara penetapan dengan mencampur bahan yang diperiksa dalam labu dengan cairan penyuling, pasang alat dan mengisi buret dengan air hingga penuh, kemudian panaskan dengan penangas udara sehingga penyulingan berlangsung dengan lambat tetapi teratur. Setelah penyulingan selesai, biarkan selama tidak kurang dari 15 menit, catat volume minyak atsiri pada buret. Hitung kadar minyak atsiri dalam % v/b.

2.Penetapan Kadar Abu
Lebih kurang 2 g sampai 3 g zat yang telah digerus dan ditimbang seksama, masukkan ke dalam krus platina atau krus silikat yang telah dipijarkan dan ditara, ratakan. Pijakan perlahan – lahan hingga arang habis, dinginkan, timbang. Jika dengan cara ini arang tidak dapat dihilangkan, tambahkan air panas, kemudian disaring. Hitung kadar abu terhadap bahan yang telah dikeringkan di udara.

3.Penetapan Kadar Abu Yang Tidak Larut Dalam Asam
Abu yang diperoleh pada penetapan kadar abu, didihkan dengan 25 ml asam klorida encer P selama