Tak cuma kapal perang, PT PAL juga produksi kapal niaga

Selain itu, PT PAL Indonesia juga telah menguasai teknologi produksi untuk kapal-kapal seperti Kapal Bulker sampai dengan 50.000 DWT, Kapal Container sampai dengan 1.600 TEUS, Kapal Tanker sampai dengan 30.000 DWT, Kapal Penumpang sampai dengan 500 PAX.

Untuk produk kapal yang telah dikembangkan, antara lain Kapal Container sampai dengan 2.600 TEUS, kapal Chemical Tanker sampai dengan 30,000 DWT, Kapal LPG Carrier sampai dengan 5.500 DWT.

Di samping itu, masih kata Bayu, PT PAL Indonesia juga memproduksi Dermaga Apung untuk keperluan pemeliharaan jenis-jenis kapal tertentu. Sejak April 2002 lalu, PT PAL telah menerapkan Tribon Shipbuilding System secara menyeluruh pada tahap perencanaan dan produksi kapal untuk meningkatkan otomatisasi dan efisiensi.

“Saat ini PT PAL telah menguasai sebagian besar pangsa pasar domestik untuk pembangunan kapal,” ucapnya.

Lebih lanjut Bayu menerangkan, ada lima kebutuhan pokok Kapal Niaga untuk bisa berlayar di Perairan Internasional, yaitu Kapasitas Muatan, Fasilitas Handling yang layak dan modern di pelabuhan, kecepatan, keamanan dan kenyamanan.

“Dengan kebutuhan tersebut, Divisi Kapal Niaga kami berupaya melakukan yang terbaik untuk memproduksi armada yang cocok untuk memenuhi kebutuhan angkutan barang,” tandasnya.

Sumber : Merdeka