Tenang, Tuak Ini Tak Memabukkan

Katakepo.blogspot.com –Mendengar kata “tuak”, yang terlintas di pikiran adalah minuman yang memabukkan. Namun tuak manis dari Lombok, Nusa Tenggara Barat, ini berbeda. Minuman ini adalah suguhan wajib jika berkunjung ke tanah yang juga terkenal akan kuliner ayam bakar taliwang. Kemasannya sederhana hanya menggunakan botol air minum mineral bekas. tuak ini aman untuk dikonsumsi oleh para penikmat kuliner tradisional.

“Minuman ini dibuat dari buah beluluk (nira). Buahnya dari Desa Selong. Asli manis tidak pakai gula,” kata Khaeruddin (46), penjual tuak manis di Jalan Bilasundung, Lombok Timur, Rabu (18/3/2015).

Tim “Ekspedisi Alam Liar” dari Kompas.com sempat mencicipi minuman saat dalam perjalanan menuju Desa Sembalun, Kabupaten Lombok . Khaeruddin dengan cekatan langsung menawarkan sebotol tuak manis yang diletakkan di atas kotak styrofoam. Beberapa botol air mineral ukuran 600 ml segera ia keluarkan untuk anggota tim ekspedisi.

“Kalau tuak manis ini harus dingin, Mas. Supaya tidak cepat basi. Kalau dingin, bisa tahan satu hari satu malam,” katanya.

Ia menuturkan masyarakat Lombok meminumnya saat bulan puasa untuk hidangan berbuka puasa. Rasa segar dan manis dari air tuak, menurutnya adalah alasan masyarakat Lombok memburu minuman ini.

Tuak manis banyak dijumpai di Jalan Bilasundung, Desa Bilasundung, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Selain di Jalan Bilasundung, Khaeruddin mengatakan tuak manis dapat dibeli di daerah Pancor, Kecamatan Selong, Lombok Timur. Penjual tuak manis dapat dengan mudah ditemui di pinggir jalan raya.

Air tuak manis dipercaya oleh masyarakat dapat memberikan manfaat jika mengonsumsinya. Minuman dari buah beluluk ini diyakini dapat mengobati kencing manis, kencing batu, dan membantu menetralisir racun di dalam tubuh. Selain itu, tuak ini dapat menyehatkan jantung dan paru-paru.

Buah beluluk sebagai bahan dasar pembuatan tuak manis dapat ditemukan di Desa Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Proses pembuatan air tuak manis dimulai dari penyadapan tangkai buah beluluk. Pengolahannya dilakukan tanpa tambahan gula dan rasa manisnya timbul secara alami.

Sebotol tuak manis dipatok harga sebesar Rp 5.000. Penjual tuak manis akan menyajikan dalam kondisi dingin. Untuk mengkonsumsi tuak manis, sangat disarankan dalam keadaan dingin agar kesegarannya tetap terjaga.