Terbang 200 Kilometer, Pesawat Tanpa Awak Lapan Raih Rekor Muri

Jakarta : Pesawat tanpa awak yang dikembangkan Lembaga Penerbangan dan Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), LSU 02 mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). 

Penghargaan diberikan karena pesawat tanpa awak LSU 02 mampu menempuh jarak 200 kilometer.

“Rekor tersebut diperoleh untuk kategori Pesawat Tanpa Awak (UAV) Terbang Menempuh Jarak terjauh dengan nomor rekor 5997,” kata Humas Lapan Jasyanto dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Senin (3/6/2013).

Penghargaan itu diberikan pada Minggu 2 Juni. LSU 02 mampu menempuh jarak 200 kilometer, dari Lapangan Udara Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, menuju Nusawiru, Pangandaran, Jawa Barat, dan kembali lagi ke Lapangan Udara Pameungpeuk.

Menurut Jasyanto, LSU 02 tersebut lepas landas pukul 07.30 WIB. Setelah melakukan manuver terbang di sekitar Lapangan Udara Pameungpeuk, LSU 02 menuju Nusawiru dengan jarak tempuh 100 kilometer. Dua jam kemudian, LSU 02 kembali mendarat dengan mulus di Lapangan Udara Pameungpek, Garut, Jawa Barat.

“Dengan demikian, total jarak tempuh pulang pergi pesawat ini mencapai 200 kilometer dan merupakan pencatatan awal rekor terjauh yang dilakukan Muri. Selama terbang tersebut, pesawat tersebut melakukan pemotretan dan perekaman gambar,” tutur dia.

LSU 02 merupakan pesawat nirawak buatan Lapan. Pesawat ini memiliki bentangan sayap sepanjang 2.400 milimeter dan panjang badan mencapai 1.700 milimeter. Pesawat ini mampu terbang secara otomatis dengan program sasaran dan jalur terbang yang telah ditentukan. 

Pesawat ini memiliki berat sekitar 15 kilogram. “Pesawat bermisi pengamatan ini memiliki muatan maksimum 3 kilogram dengan kecepatan terbang 100 kilometer per jam,” urai Jasyanto.

Sumber : Liputan 6