TNI AL Butuh 5 Juta Kiloliter BBM Untuk Patroli, Tapi Cuma 13% yang Dipenuhi

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Marsetio memastikan armada laut Indonesia mumpuni menjaga wilayah maritim. Tetapi, kapal patroli TNI AL tidak bisa maksimal, karena terkendala masalah BBM.

“Kita butuh 5,6 juta kiloliter (KL) per tahun, tapi sekarang cuma disanggupi 13 persen,” ujar Marsetio, di kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (17/11/2014).

Dalam sehari, Marsetio mengungkapkan, pihaknya menerjunkan 7 sampai 15 kapal per hari. Untuk keseluruhan, TNI AL memiliki 60 sampai 70 kapal dan itu bisa dioperasikan.

“Siap semua cuma bahan bakarnya enggak ada,” ujarnya.

Meski begitu, TNI AL tidak akan lengah dengan pengawasan. Bahkan, Marsetio mengatakan, pihaknya baru saja menangkap 6 kapal nelayan asing yang melakukan illegal fishing.

“Kita efektifkan pengamanan laut dengan menggunakan pos pos maritim yang ada,” ujarnya.

Sumber : Detik