TNI perketat jalan ‘tikus’ di perbatasan

Personel TNI dari Batalyon Infanteri 141 Aneka Yudha Jaya Jaya Prakosa, yang bertugas di Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur (Kaltim) memfokuskan pengamanan ke jalan-jalan “tikus”.

Biasanya penyelundupan barang ilegal melalui jalan “tikus”, yang menembus hutan jadi jalur favorit penyelundup karena minim pengawasan.

Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif 141/AJYD Letnan Kolonel Infanteri Feksi D Angi menjelaskan, petugas pengamanan perbatasan memiliki tugas mengawasi lalu lintas barang di perbatasan.

Banyak jalan “tikus” yang digunakan warga untuk dijadikan jalur lintas negara. Kebutuhan pokok masyarakat di Pulau Sebatik mayoritas disuplai dari Malaysia.

“Kami bekerja sesuai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi), untuk menggagalkan semua barang ilegal yang masuk ke Indonesia, termasuk mengawasi jalan-jalan “tikus”,” tambah Feksi, Senin, 21 Oktober 2013.

Banyak sekali jalan “tikus” berupa jalan-jalan kecil yang melintasi hutan belantara, yang digunakan warga untuk menyelundupkan barang. Jika melalui jalur resmi, barang yang bisa dibawa sangat terbatas. Sehingga jalur “tikus” menjadi favorit.

Sumber : Sindo