TNI Rampungkan Pembangunan Batalyon Infanteri-10 Marinir Batam

Tentara Nasional Indonesia merampungkan pembangunan Batalyon Infanteri-10 Marinir di Pulau Setoko Batam dan akan diresmikan dalam waktu dekat.

“Pastinya belum tahu, namun dalam waktu dekat segera diresmikan,” kata Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Marsetio di Batam, Kamis.

Hal tersebut diungkapkan Marsetio saat mengunjungi markas Batalyon Infanteri-10 Marinir Batam sekaligus meresmikan pembangunan Masjid Al-Barkah yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp2 miliar.

“Insya Allah, Presiden (Susilo Bambang Yudhoyono) akan berkenan meresmikannya,” kata dia.

Batalyon Infanteri-10 Marinir dibangun di atas lahan seluas 37 hektare, terdiri dari empat markas kompi serta memiliki fasilitas lapangan tembak, 16 rumah dinas, sebuah mess perwira dan dua mess bintara yang pembangunannya sudah selesai 100 persen.

Selanjutnya akan dibangun fasilitas tambahan seperti hellypad, lapangan sepakbola, serta sarana olahraga penunjang lain.

Batalyon yang memiliki slogan “Satria Bhumi Yudha” tersebut akan memiliki kekuatan sekitar 700 prajurit, beberapa persenjataan berat artileri, kendaraan tempur/tank dan memiliki pleton pasukan khusus antiteror yang dilengkapi sea reader.

“Saat ini sudah ada satu kompi pasukan. Secara bertahap akan ditambah termasuk persenjataannya,” kata Marsetio.

Sementara Masjid Al-Barkah sendiri yang dibangun dalam waktu sekitar 70 hari kerja memiliki luas 484 meter persegi, mampu menampung 200 orang di ruang utama dan 300 di serambi.

Kemudian ruang staf/takmir, dua menara setinggi 17 meter dilengkapi pengeras suara. Dua tempat wudu dilengkapi KM/WC untuk pria/wanita, area parkir bawah (halaman depan masjid) area parkir atas (belakang masjid) yang bisa dimanfaatkan untuk umum.

“Bagi warga Batam yang berwisata ke Barelang, masjid ini bisa sebagai persinggahan saat masuk waktu salat. Masjid dibuka untuk umum,” kata dia. 

Sumber : Antara