5 Tanda ini Menunjukkan Eyang Subur Mententang Fatwa MUI

BLoG kiTa – Eyang Subur mengaku siap mematuhi fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal penyimpangan akidah dan pelanggaran syariat Islam. 
 
Pria asal Jombang itu pun sempat mengaku akan bertobat serta siap menceraikan sebagian dari istri-istrinya, Namun setelah kemunculan tiga dari tujuh istrinya, Subur sepertinya sudah menunjukkan gelagat tak mematuhi beberapa fatwa MUI. 
 
Setidaknya ada lima tanda Subur enggan mematuhi fatwa MUI, Berikut 5 Tanda ini Menunjukkan Eyang Subur Mententang Fatwa MUI dikutip dari hot.detik
1. Para Istri Menolak Diceraikan
BLoG kiTa – Ketiga istri Subur kemarin muncul di sebuah acara TV yang disiarkan secara langsung. Nita Septriani, Heri Mahwati, serta Annisa mengaku nyaman dan bahagia bersama Subur. Mereka pun mengaku hidup bahagia selama ini, Secara terang-terangan mereka bersuara, kebanyakan dari istri Subur menolak diceraikan. Mereka beralasan, selama dipoligami, kehidupan rumah tangga mereka tenteram dan damai.
 
2. Siap Gugat MUI
BLoG kiTa – Tak hanya menolak dicerai, istri Eyang Subur bahkan mengaku akan menggugat MUI ke Pengadilan Agama. Seperti diketahui, MUI meminta Subur untuk segera menceraikan empat istrinya karena dianggap melanggar syariat Islam dengan lebih memiliki tujuh istri.

“Kita sudah menyampaikan keberatan atas fatwa tersebut. MUI tidak menjawab karena katanya itu adalah fatwa final. Nah, kemungkinan saya akan menggugat MUI ke pengadilan agama paling lambat hari Senin,” tutur pengacara istri Subur, Made Rahman.

3. Istri ‘Bersuara’ Atas Perintah Subur
BLoG kiTa – Para istri Subur tak serta-merta muncul ke publik. 
Mereka mengaku diperintah Subur untuk menyampaikan klarifikasi soal pemberitaan selama ini. 
 
Mereka juga mengaku terganggu dengan pemberitaan selama ini.
“Mereka terganggu jelas secara psikologis. 
 
Makannya mereka akan melaporkan Adi Cs ke polisi,” ungkap Made.
Namun pengacara Subur, Ramdan Alamsyah menegaskan, kliennya tak terima disebut dukun. Ramdan membeberkan, Subur memiliki pekerjaan sebagai wira swasta.

Ramdan mengatakan, Subur merupakan komisaris di perusahaan production house miliknya dan bahkan telah merilis sebuah film berjudul ‘Buldozer’.

 

4. Tak Terima Disebut Dukun
BLoG kiTa – Selain melanggar syariat Islam, Subur juga disebut telah melakukan praktik perdukunan. Dalam fatwanya, MUI jelas-jelas menyimpulkan bahwa Subur telah melakukan praktik perdukunan dan peramalan.

Namun pengacara Subur, Ramdan Alamsyah menegaskan, kliennya tak terima 

disebut dukun. Ramdan membeberkan, Subur memiliki pekerjaan sebagai wira swasta.

Ramdan mengatakan, Subur merupakan komisaris di perusahaan production house miliknya dan bahkan telah merilis sebuah film berjudul ‘Buldozer’.

Namun melalui pengacaranya, Subur enggan memasang pengumuman pertobatannya. Menurut sang pengacara, Ramdan, kliennya tak mau melakukan hal tersebut karena tak mau disebut riya atau pamer.

5. Enggan Pasang ‘Iklan’ Pertobatan
BLoG kiTa – MUI dan pihak Adi Bing Slamet juga meminta Subur untuk memasang pengumuman atau iklan pertobatan. Mereka menyebut Subur bisa saja menghindar dan mengaku-ngaku tobat, Namun melalui pengacaranya, Subur enggan memasang pengumuman pertobatannya. Menurut sang pengacara, Ramdan, kliennya tak mau melakukan hal tersebut karena tak mau disebut riya atau pamer.