Aerosol

  1. Peralatan Pengisian

  1. Peralatan Pengisi Tekanan

Terdiri dari suatu buret yang bertekanan yang dapat mengukur volume kecil dari gas cair di bawah tekanan ke dalam wadah aerosol. Propelan ditambahkan melalui katup tempat pemasukkanyang terletak di bawah atau atas buret. Udara yang terperangkap dibiarkan keluar melalui katup bagian atas. Jumlah propelan yang diinginkan dibiarkan mengalir melalui katup aerosol ke dalam wadah pada tekanan uapnya sendiri. Ketika tekanan antara buret dan wadah telah sama (untuk propelan tekanan rendah), propelan berhenti mengalir. Untuk membantu dalam penambahan propelan, suatu pipa selang ke silinder nitrogen atau udara terkompresi diletakkan ke katup atas dan tekanan nitrogen tambahan membuat propelan mengalir. Alat pengisian tekanan yang lain memakai sebuah susunan piston, sehingga tekanan positif selalu dipertahankan. Peralatan ini tidak dapat digunakan untuk mengisi aerosol inhalasi yang dilengkapi dengan katup berukuran. Tersedia peralatan pengisi tekanan yang mengisi melalui katup berukuran “yang dapat mengisi tekanan”.

  1. Peralatan Pengisi Dingin

Peralatan ini sedikit lebih sederhana. Yang dibutuhkan berupa kotak terisolasi yang dilengkapi dengan tabung tembaga yang telah diteliti untuk menambah luas daerah yang akan dipaparkan terhadap pendingin yang harus diisi dengan es kering/aseton sebelum digunakan. Sistem ini dapat digunakan dengan katup berukuran atau tidak; namun tidak boleh untuk mengisi aerosol hidrokarbon, karena jumlah propelan berlebihan yang keluar dan menguap dapat membentuk suatu campuran peledak pada tingkat dasar. Uap flourokarbon, walaupun juga lebih berat dari udara, tidak membentuk campuran peledak atau yang dapat terbakar.

Berikut gambar alat untuk proses pengisian dingin:

Gambar. Peralatan untuk proses pengisian dingin

  1. Metode Pengisian

  1. Metode Pengisi Tekanan

Dengan pengembangan teknik yang lebih baru, metode ini kini lebih cepat daripada pertama kali diperkenalkan. Konsentrat ditambahkan kedalam wadah pada temperatur ruang dan katup dikerut dalam tempatnya. Propelan ditambahkan melalui katup atau ”dibawah katup”. Karena katup memiliki lubang yang sangta kecil(0.018-0.030 inci), tahap ini lambat dan membatasi produksi. Dengan pengembangan mesin pengisian yang lebih baru yang membiarkan propelan ditambahkan disekeliling dan melalui tangkai katup, maka kecepatan ditingkatkan. Untuk produk-produk yang mendapat pengaruh buruk dari udara yang mungkin terperangkap didalam wadah, udara dalam ruang kepala dikosongkan dahulu sebelum menambahkan propelan, metode ini menjadi sama dengan metode pengisian dingin.

  1. Metode Pengisi Dingin

Metode ini dibatasi untuk produk tidak berair dan yang tahan pada suhu rendah -40oF. Konsentrat produk didinginkan sampai -40oF dan ditambahkan pada wadah yang telah didinginkan. Propelan yang telah didinginkan kemudian ditambahkan dalam satu atau dua tahap, tergantung jumlahnya. Metode penganti dari pengisian dingin adalah mendinginkan konsentrat dan propelan dalam bejana bertekanan sampai -40oF dan kemudian menambahkan campurannya kedalam wadah aerosol. Katup kemudian dikerut ditempatnya. Wadah tersebut melalui penangas air panas, dimana isi wadah dipanaskan sampai 130oF untuk menguji kebocoran dan kekuatan wadah. Wadah dikeringkan diudara, jika perlu diuji semprot, ditutup dan diberi label (wadah dapat diukir dan sebagai konsekuensinya langkah terakhir dihilangkan).

Metode pengisian ini tidak digunakan lagi dan diganti dengan proses pengisian tekanan. Aerosol dosis terukur diisi dengan kedua proses tersebut.