Atraksi Bela Diri Warnai Setijab Pangarmatim

Atraksi bela diri oleh prajurit TNI Angkatan Laut mewarnai acara serah terima jabatan (sertijab) Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) dari Laksamana Muda TNI Agung Pramono kepada Laksamana Muda TNI Sri Mohamad Darojatim.

Dalam sertijab di Dermaga Koarmatim Ujung, Surabaya, Jawa Timur, Jumat, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Marsetio juga melantik Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) dari Laksamana Muda TNI Arief Rudianto kepada penggantinya Laksamana Muda INGN Ary Atmaja.

“Kami juga melantik Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) dari Laksamana Muda TNI Sri Mohamad Darodajim kepada Laksamana Pertama TNI Arie Henrycus Sembiring,” katanya.

Selain tiga pejabat tersebut, pihaknya juga melakukan pelantikan kepada Komanda Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Danpuspenerbal) dari Laksamana TNI I Nyoman Nesa kepada penggantinya Kolonel Laut (P) Sigit Setiyanta.

Ia mengatakan pelantikan para pejabat ini dilakukan demi mempersiapkan diri dalam menghadapi latihan gabungan (latgab) yang dilaksanakan lintas sektoral TNI ini.

“Mereka dilantik untuk persiapan latihan gabungan tersebut di mana TNI Angkatan Laut akan berperan untuk menunjukkan pembinaan yang selama ini sudah dilakukan,” katanya.

Dalam latihan gabungan, tersebut TNI Angkatan Laut akan melakukan berbagai macam manuver di perairan Laut Jawa dan juga di Samudra Hindia.

“Semua ini dilakukan untuk menjaga keutuhan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan arahan yang sudah disampaikan oleh Panglima TNI beberapa waktu lalu,” katanya.

Sebagai suatu komando utama operasi di jajaran TNI Angkatan Laut, katanya, Koarmatin, Koarmabar, Kolinlamil dan Puspenerbal bertugas membina kekuatan dan kemampuan komponen sistem senjata armada terpadu (SSAT).

“SSAT tesebut terdiri dari KRI, Pesawat udara, Marinir dan pangkalan guna melaksanakan operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang dalam rangka pengendalian laut serta proyeksi kekuatan ke darat lewat laut serta membina potensi maritim menjadi kekuatan pertahanan dan keamanan negara di laut,” katanya.

Dalam serah terima jabatan empat jabatan strategis tersebut selain dilaksanakan upacara secara kemiliteran juga dilaksanakan parade dan defile oleh kesatuan yang ada di dalam tubuh TNI Angkatan Laut.

Pada sertijab itu, sebanyak Satu Batalyon Prajurit Korps Marinir dari Pasmar-1 dan satu Kompi Pasukan Intai Amfibi-1 Marinir mengikuti upacara, sekaligus menurunkan material tempurnya, di antaranya empat unit BMP-3F, empat unit Tank PT 76 M, empat unit BTR 50 PK, empat unit BTR 50 PM, empat unit Kapa K-61, enam pucuk How 105 mm, empat unit BVP-2, dan empat unit RM 70 Grad.

Setelah upacara parade, dilanjutkan dengan demonstrasi Musik Kolintang dengan tarian daerah serta demonstrasi (demo) atau atraksi tiga cabang beladiri yaitu Pencak Silat, Karate dan Taekwondo.

Atraksi bela diri tersebut diikuti oleh 200 prajurit gabungan Korps Marinir dan Koarmatim dengan diiringi musik kolaborasi Perkusi dari prajurit Pasmar-1 Surabaya dan Rampak Beduk dari prajurit Koarmabar.

Demo bela diri itu memperagakan gerakan dasar secara massal, pertarungan bebas, tendangan jumping memecahkan kendi dan memperagakan aksi mematahkan benda keras seperti besi dragon, kikir serta es balok. Diakhir acara dilanjutkan dengan defile pasukan.

Sumber : Republika