Cek Kesiapan Latgab, Letjen TNI Lodewijk Dicurhati Alutsista Macet

Dirlatgab TNI Letjen Lodewijk F Paulus mengecek kesiapan alutsista di Lapangan Udara TNI Abdurrahman Saleh, Malang, Jawa Timur. 

Berbagai pesawat tempur, pesawat intai dan pesawat angkut ditinjau kesiapannya sebelum dibawa ke medan tempur di kawasan Asembagus dan sekitarnya.‬

‪18 Unit pesawat yang digelar dalam apel tersebut terdiri dari 7 jenis. Yaitu Hercules (skadron udara 31) sebanyak 7 unit, Hercules (skadron udara 32) sebanyak 4 unit, Casa (skadron udara 4) 2 unit dan Supertucano (skadron udara 21) sejumlah 2 unit.‬

‪Selain itu ada juga Pesawat Foker 28, Heli Super Puma dan Heli Colibri. Masing-masing sebanyak 1 unit.‬

‪Jumlah personel TNI AD yang tergabung dalam gelar kesiapan latgab di Malang ini sebanyak 1.600 orang. Sementara personel angkatan udara sebanyak 400 orang dengan rincian 1 kompi kru, 2 kompi Paskhas dan 1 kompi staf.‬

Para pasukan tersebut mengaku telah beberapa kali melakukan latihan menembak dan terjun payung. Mereka mencurahkan berbagai kendala yang dialaminya pada Dirlatgab.

“Kendalanya saat menembak kebanyakan granat. Kebanyakan macet. Sehingga tidak meledak waktu tolak balik, ” ucap salah seorang pasukan, Luckyanto di hadapan Lodewijk, Selasa (27/5/2014).

Luckyanto mengaku telah 50 kali mencoba menembak. Mayoritas lolos, namun 3 diantaranya gagal dan tidak meledak.

Lodewijk juga menanyakan kesiapan pasukan regu penerbang. Sejauh ini mereka mengaku tak merasa ada kendala yang cukup berarti.

“Cedera yang cukup berarti adalah cedera engkel. Untuk alat dan kesiapan pasukan aman,” kata salah seorang pasukan penerbang TNI AD.

Mereka mengaku terakhir kali melakukan latihan pada bulan lalu. Latihan dilakukan di daerah Grato, Jungar, Jawa Timur di mana area tersebut merupakan perbukitan dengan tanah gembur.

“Untuk latihan di lahan tebu terakhir kami lakukan tahun lalu,” katanya.

Sumber : Analisadaily