Dua Kapal Perang Kemampuan Tembak 140 KM Rampung Dibangun

PT PAL Indonesia kembali rampungkan pembuatan dua kapal perang jenis Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 meter. 

Dua kapal ini merupakan bagian dari tiga KCR 60 meter tahap pertama yang telah dipesan TNI Angkatan Laut.

Dari tiga KCR 60 yang dipesan, dua di antaranya sudah selesai dibangun, bahkan satu KCR 60 meter sudah diberi nama KRI Sampari dan secara resmi telah diserah terimakan ke TNI AL pada Rabu (28/5/2014) hari ini.

Selain menyerahkan satu KCR 60 meter, satu lagi KCR juga telah selesai dan dilakukan proses peluncuran untuk dilakukan uji coba. 



“Satu KCR yang hari ini diluncurkan untuk uji coba, nanti pada Juni bulan depan akan kami serah terimakan,” kata Firmansyah Arifin, Direktur Utama PT PAL ketika melakukan serah terima dan peluncuran dua KCR di Dermaga Ujung PT PAL.

Satu KCR 60 meter yang hari ini mulai diluncurkan rencananya akan diberi nama KRI Tombak. Sedangkan satu lagi KCR 60 meter yang saat ini dalam tahap finising pembangunan rencananya akan dilakukan uji coba pada September 2014 dan akan diberi nama KRI Hayat.

KCR 60 meter produksi PT PAL ini memiliki spesifikasi :
– Panjang keseluruhan (LOA) : 60 M
– Panjang garis air (LWL) : 54.82 M
– Lebar (B) : 8.10 M
– Tinggi pada tengah kapal (T) : 4.85 M
– Berat muatan penuh (Displacement) : 460 Ton
– Kecepatan : berlayar 15 Knot, Jelajah 20 Knot dan max 28 Knot.
– Dilengkapi persenjataan canggih, berupa Meriam dan Peluncur Rudal seri C705 dan 802
– Jumlah penumpang 55 Orang- Ketahanan berlayar 9 Hari- Mesin pendorong 2 x 2880 kw

“Selain berhasil memproduksi KCR, PT PAL sebenarnya juga telah berhasil memproduksi 43 kapal patroli, baik berukuran 28 meter hingga 57 meter pesanan Kementerian Pertahanan,” kata Firmansyah.

Sementara itu, serah terima sendiri dipimpin langsung oleh Purnomo Yusgiantoro, Menteri Pertahanan dan disaksikan oleh Laksamana TNI Marsetio, Kepala Staf Angkatan Laut, serta beberapa pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Pertahanan lainnya.

“Ini adalah bagian dari upaya kita untuk mengamankan wilayah kedaulatan laut kita,” kata Purnomo Yusgiantoro.

Selain memesan tiga KCR, Kementerian Pertahanan kata dia, saat ini juga telah memesan 16 KCR 60 meter serta 16 buah KCR 40 meter. Rencananya, seluruh pesanan KCR ini akan rampung dibangun pada tahun 2024 mendatang.

Purnomo mengatakan dengan kemampuan yang dimiliki KCR, dia optimis alutsista TNI Angkatan Laut saat ini tak bisa disepelekan lagi. Apalagi masing-masing KCR dilengkapi dengan empat rudal seri C 705 dan 802 yang memiliki daya jelajah hingga 140 kilo meter.

Dia mengatakan, jika kelak TNI AL memiliki 32 KCR, maka pertahanan laut sudah tidak lagi diragukan. “Kalau kita sudah lengkap 32 KCR dan masing-masing KCR berisi 4 rudal dengan daya jelajah 140 KM, kita pasti sudah sangat digdaya di laut,” kata dia.

Sumber :Suarasurabaya