Fajrina Khairiza alias Arin Pacar Dul Diperiksa Polisi Pekan Ini

Fajrina Khairiza alias Arin Pacar Dul Diperiksa Polisi Pekan Ini – Polisi akan memeriksa rekan-rekan AQJ alias Dul, termasuk kekasih Dul bernama Arin.

“Pekan ini, rekan wanita AQJ (Arin) akan diperiksa,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di markas Polda Metro Jaya, 17 September 2013.

Pemeriksaan terhadap rekan-rekan Dul termasuk kekasihnya Fajrina Khairiza alias Arin akan berkaitan dengan apa dan bagaimana saat-saat sebelum terjadi kecelakaan karena penyidik Kepolisian menginginkan dapat sebanyak mungkin informasi yang terjadi sebelum kecelakaan. “Karena informasi tersebut yang menentukan proses terjadinya kecelakaan,” kata Rikwanto.

Polisi telah memeriksa supir Dul bernama Kirman hari ini, Selasa, 17 September 2013. Pemeriksaan dilakukan di kantor Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya di Pancoran sekitar pukul 12.00 WIB. Pemeriksaan terhadap Kirman tentang kemana Dul beraktivitas pada hari nahas itu.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa sebanyak 18 orang saksi, yaitu petugas jalan tol, petugas derek mobil, petugas Jasa Marga, polisi PJR (patroli jalan raya), pengemudi dan penumpang mobil Avanza, orang tua tersangka, serta saksi ahli, termasuk hukum pidana, otomotif (ATPM), dan KPAI. “Nanti akan dikembangkan lagi,” kata Rikwanto.

Sementara itu, penyidik belum memeriksa korban-korban kecelakaan tersebut untuk dimintai keterangannya. “Akan diminta konfirmasi dokter jika ada yg sudah sembuh dan bisa dimintai keterangan,” kata Rikwanto.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi kecelakaan di tol Jagorawi kilometer 8 pada Ahad 8 September pukul 00.45 WIB. Mobil Mistubishi Lancer B 80 SAL yang dikendarai tersangka AQJ alias Dul, anak dari musikus Ahmad Dhani, datang dari selatan tol menuju utara lalu menabrak pagar pemisah hingga masuk jalur berlawanan.

Mobil menyeberang menghantam kendaraan lain, Daihatsu Gran Max B 1349 TFN yang datang dari arah utara tol menuju selatan. Gran Max kemudian terdorong mengenai Toyota Avanza B 1882 UZJ.

Enam orang tewas akibat peristiwa ini, yaitu Agus Komara, Agus Surahman, Risky Santoso, Komaruddin, Nurmansyah, dan Agus Wahyudi. Menyusul satu tewas, Robby Yassar Affan, yang menambah daftar korban tewas menjadi tujuh orang. | jadiberita.com