Jenderal Moeldoko Harap Presiden Mendatang “Paham” TNI

DALAM rangka pengamanan pilpres 2014 tahun ini TNI menyatakan tak perlu ada Perpres atau Perpu untuk menjadi payung hukum. 

TNI menyatakan selalu siap kapanpun dibutuhkan dan diminta oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. 

“Pengamanan pemilu (pilpres) kan menjadi domain Polri sedangkan TNI barsifat melengkapi saja. Tapi secara pribadi saya menolak dibilang pasukan cadangan,” kata Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang kami tulis (29/5/2014). TNI juga sudah memantau beberapa daerah rawan/berbahaya yang bisa bergejolak ketika pilpres nanti. 

Dan hal ini sudah dikoordinasikan dengan polri. “Saya tidak mau bilang TNI menyiapkan sekian ribu personil gitu, karena kesannya prajurit saya terbatas. Padahal kami siap turun semua bila dibutuhkan negara,” tegas Moeldoko. 

Ketika ditanya harapan dan ekspektasinya mengenai pemilu mendatang, Jenderal TNI ini menjawab diplomatis. 

“Pemilu yang berjalan lancar akan menghasilkan pemimpin baru. Siapapun pemimpin baru tersebut yang pasti siap kami back up dan tentunya Presiden baru juga harapannya akan memperhatikan kami juga,” tutupnya 

Sumber : Pelitaonline