Jika RI Tak Subsidi Energi, Dananya Bisa Di Pakai Beli 20 kapal selam

JAKARTA – Kebijakan penggunaan subsidi energi yang sebesar Rp300 triliun per tahun sangat memberatkan anggaran. 
Padahal, anggaran tersebut dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Subsidi tersebut memang tidak dapat dihapuskan begitu saja. 
Oleh karena itu, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo menyarankan pemberian subsidi tersebut mulai dikurangi. “Subsidi itu killing (membunuh), cuma dibuang ke laut tapi enggak ada bekasnya,” ucap Susilo di Universitas Indonesia (UI), Salemba, Jakarta, Rabu (26/2/2014). 
Dia menambahkan, subsidi energi yang sebesar Rp300 triliun per tahun bisa membeli setidaknya 20 kapal selam dan membuat perairan Indonesia menjadi aman, serta tentunya membuat negara-negara lain akan segan kepada Indonesia. 
“Australia akan takut dengan kita,” tambah dia. Selain itu, Susilo menjelaskan pengurangan subsidi energi juga akan dapat memuluskan pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Susilo mengatakan, pembangunan JSS hanya membutuhkan dana sekira Rp150 triliun. 
 “Kita bisa beli kapal, jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera bisa dibangun, kan cuma Rp150 triliun. Kalau enggak subsidi energi selama setengah tahun, atau setengahnya bisa dibangun infrastruktur. Saya saranin untuk puasa subsidilah,” pungkasnya. 
Sumber : Narotama