Lagi-lagi Israel Bangun 1.000 Unit Permukiman di Al Quds

Warga Palestina memprotes pemukiman Israel
Warga Palestina memprotes pemukiman Israel

BLoG kiTa, YERUSALEM — Pemerintah Israel berencana membangun 1.000 unit permukiman baru di al-Quds timur atau Yerusalem. Rencana tersebut mengacuhkan kritik internasional mengenai pembangunan di wilayah Palestina yang dikuasai.

Pengawas Permukiman Israel di Yerusalem mengatakan kontrak 300 rumah di timur laut Ramot telah ditandatangani. PressTV melaporkan sebanyak 797 unit lain masih ditawarkan di wilayah selatan pemukiman Gilo. Pemukiman Gilo merupakan salah satu dari lima pemukiman utama di al-Quds timur yang dibangun Israel setelah enam hari perang pada 1967.

Sebuah laporan baru menunjukkan Israel menyita 1.977 hektar tanah Palestina di Tepi Barat yang dikuasai untuk kegiatan pemukiman selama 2012. Pemukiman yang meliputi wilayah kurang lebih sama dengan 1.035 lapangan sepak bola telah disetujui oleh militer.

Laporan dari Haaretz tersebut mengatakan sebagian besar pemukiman baru terletak jauh dari Tepi Barat yang dihuni Palestina. Perluasan pemukiman Israel di wilayah pendudukan Palestina menciptakan kendala utama untuk membangun perdamaian di Timur Tengah.

Lebih dari setengah juta warga Israel tinggal di lebih dari 120 pemukiman ilegal yang dibangun sejak pendudukan Israel di wilayah Palestina di Tepi Barat dan Timur Al-Quds pada 1967.

PBB dan sebagian besar negara menganggap pemukiman Israel ilegal karena wilayah tersebut didapat dari perang. Berdasarkan Konvensi Jenewa, pembangunan dilarang dilakukan di wilayah yang diduduki.

Sumber: Republika Online