Lapan: Indonesia Bisa Luncurkan Roket Sendiri Tahun 2039

Teknologi antariksa Indonesia memang masih tertinggal jauh dibanding negara-negara maju. 
Namun, hal itu tidak lantas mengubur mimpi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) untuk meluncurkan roket sendiri.

Perwakilan dari Pusat Teknologi Roket Lapan, Heri Budi Wibowo, mengatakan tujuan utama peroketan nasional adalah mengorbitkan satelit. Namun, Lapan belum bisa merealisasikan pembuatan dan peluncuran roket pengorbit satelit dalam waktu dekat karena terkendala beberapa masalah.

“Kami baru akan mengembangkan dan meluncurkan roket pengorbit satelit kita sendiri pada tahun 2039,” kata dia, Senin 2014. Nantinya, roket ini akan memiliki berat 1 ton dengan daya jelajah 600 kilometer (km). Satelit yang diluncurkan dengan roket itu pun memiliki fungsi beragam, mulai dari satelit komunikasi hingga satelit militer.

Peluncuran roket pengorbit satelit ini menjadi misi utama Lapan, saat ini. Karena lembaga yang berdiri sejak 1962 itu tertinggal dibanding negara-negara lain, seperti Korea dan India. Kedua negara itu, kata Heri, akan meluncurkan roket mereka sendiri pada 2015.

Ratusan Tenaga

Heri juga mengatakan, butuh sekitar 400 sumber daya manusia untuk mewujudkan mimpi itu. Selain itu, SDM ini juga harus punya minat dan semangat yang bsar untuk mencapai kebanggaan Roket Nasional.

Dia yakin, pada saat itu, generasi karyawan Lapan yang ada saat ini sudah pensiun. Untuk itu, dia berharap pada generasi muda yang saat ini duduk di bangku perguruan tinggi. “Kami harapkan, para muda-mudi atau mahasiswa memiliki ide-ide baru demi mewujudkan keinginan bersama ini,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Lapan lainnya, Arif Nur Hakim, mengakui misi lembaganya terdengar ambisius. “Tapi kalau kita tidak punya mimpi dan tidak ambisius untuk mencapainya, ya tidak akan bisa. Dan kita tidak mungkin bisa menjadi negara maju,” imbuhnya.

Sumber : Viva