Masyarakat Amerika Serikat Makin Tak Aman

Seorang petugas PMK merawat korban terluka ringan dalam ledakan bom dekat garis finis Maraton Boston 2013 pada Senin (15/4/2013)

BERITA TERKINI, WASHINGTON—Sebuah jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa mayoritas warga Amerika Serikat semakin khawatir terhadap berbagai aksi kekerasan yang kian meningkat belakangan ini.

Berdasarkan polling yang diambil selama dua hari setelah pengeboman Marathon Boston pada hari Senin, 56 persen orang Amerika meyakini tindakan kekerasan sporadis, seperti penembakan massal yang dilakukan oleh warga Amerika sendiri merupakan ancaman terbesar bagi keamanan publik negeri Paman Sam itu.

Selain itu, Reuters mencatat bahwa dua per tiga responden mengatakan mereka percaya kejadian seperti serangan Boston yang menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 130 lainnya bisa terjadi di daerah mereka.

Sebanyak 32 persen responden menyebutkan terorisme asing dilakukan oleh non-Amerika. Sementara 13 persen aksi terorisme berangkat dari motif politik maupun agama yang menjadi ancaman terbesar ancaman terhadap keselamatan publik.

Sebelum insiden bom Boston, terjadi rangkaian aksi serangan mengerikan termasuk yang dilakukan di SD Connecticut, bioskop Colorado, dan sebuah kuil Sikh di Wisconsin. Pada 14 Desember tahun lalu, 20 anak-anak dan enam orang dewasa yang ditembak oleh seorang penembak gelap  yang kemudian bunuh diri  di Sekolah Dasar Sandy Hook di Newtown, Connecticut.

Sumber: Republika.online