Nouri al-Maliki: Israel Langgar Hukum Internasional

Seorang warga Suriah melintas di sebuah mobil yang hancur usai pertempuran antara oposisi dan militer Suriah di kawasan kamp pengungsian Palestina di Yarmuk, Suriah.
Seorang warga Suriah melintas di sebuah mobil yang hancur usai pertempuran antara oposisi dan militer Suriah di kawasan kamp pengungsian Palestina di Yarmuk, Suriah.
BERITA TERKINI, BAGHDAD — Perdana Menteri Irak, Nouri al-Maliki mengatakan, agresi Israel ke Suriah melanggar hukum internasional, karena dilakukan secara terang-terangan terhadap anggota PBB.

Al-Maliki dinilai pantas mendapat kecaman dari dunia internasional. Irak, kata al-Maliki, memperingatkan jika krisis Suriah akan berakibat serius pada wilayah Timur Tengah jika ada campur tangan asing.

Menurutnya, jika tidak diambil langkah politik yang tepat untuk menyelesaikan krisis, penderitaan raykat Suriah bakal berlanjut, lapor Xinhua.

Eksploitasi Israel terhadap keadaan anomali di kawasan ini, dinilai al-Maliki sebagai penyebab untuk mengantisipasi kerusakan lebih lanjut dan perkembangan berbahaya. Al-Maliki mengatakan, pelanggaran ini dan tragedi harian yang mempengaruhi rakyat Suriah harus memotivasi semua pihak untuk bertindak cepat.
“Dan mengakhiri situasi ini dengan segera untuk menyelamatkan rakyat Suriah dan mengembalikan peran alami pada tingkat Arab dan internasional,” tuturnya.

Secara terpisah, Ketua Parlemen Irak, Osama al-Nujaifi dan wakilnya, Qushay al-Sahil mengutuk agresi Israel di Suriah itu dan menyerukan negara-negara Arab untuk mengambil sikap bersatu atas agresi ini.

Dalam satu pernyataan, al-Nujaifi menegaskan agresi Israel telah menargetkan satu tanah Arab, orang-orang Arab dan merupakan tindakan mencolok, pelanggaran yang tak dapat diterima Piagam PBB.

Sumber: Republika.online