Pertempuran di Al-Qussair Suriah, 50 Gerilyawan Tewas

Tentara Suriah yang menari.
Tentara Suriah yang menari.

BLoG kiTa, DAMASKUS — Tentara Pemerintah Suriah terus bergerak maju di Kota strategis Al-Qussair pada Ahad (26/5) dan menewaskan 50 gerilyawan, kata radio pro-pemerintah Sham FM.

Tentara merebut kembali Kota Kecil Al-Hamidieh di sebelah utara Al-Qussair pada Ahad, sementara bentrokan masih berlangsung di bagian selatan kota strategis tersebut, tempat pertempuran sengit dan menentukan telah berkobar selama lebih dari satu pekan. 
 

Di Al-Qussair, militer juga sepenuhnya menguasai gerbang timur permukiman di bagian utara kota itu dan jalan yang menghubungkan bandar udara militer Ad-Dhabaa dengan kota tersebut.

Militer memutus semua jalur pasokan gerilyawan, kata laporan itu. 
 

Militer melucuti puluhan bahan peledak yang dipasang oleh gerilyawan di sepanjang jalan umum dan bangunan permukiman di kota penting tersebut, demikian laporan Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. 
 

Militer Suriah juga menghancurkan banyak tempat persembunyian gerilyawan di daerah tersebut dan sejumlah lagi di Desa Al-Haidariya, Arjoun, Ad-Dhabaa di pinggiran Al-Qussair. 
 

Stasiun TV pan-Arab, Al-Mayadeen, menyebutkan jumlah seluruh gerilyawan yang saat ini bertempur melawan pasukan pemerintah di Al-Qussair sebanyak 3.000. 
 

Militer Suriah mendesak gerilyawan di Kota Al-Qussair pada Ahad pagi (19/5) pekan sebelumnya, setelah menguasai pinggirannya sesudah 46 hari pertempuran. Serangan tersebut bertujuan memutus jalur pasokan di wilayah tengah negeri itu.
 
Sumber: Republika Online