Pramono Edhie: Indonesia Buka Babak Baru Kerjasama Militer dengan Jerman

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) TNI Pramono Edhie Wibowo, pagi ini, Senin (22/6/2014), bersama rombongan High Level Committee (HLC) Kemenhan yang dipimpin oleh Wamenhan, Letjen (Purn) TNI Sjafrie Sjamsoedin rencananya hadir dalam acara uacara roll out 52 tank Leopard yang dibeli Pemerintah Indonesia dari Pemerintah Jerman.

Peluncuran 52 paket pertama ini terkait kontrak pembelian 164 unit yang telah dilakukan November 2013 lalu.

Edhie yang menginisiasi modernisasi alutsista sewaktu dirinya masih menjabat KSAD menyatakan bahwa pembelian sejumlah tank Leopard dari Pemerintah Jerman ini adalah babak baru hubungan kerjasama militer Pemerintah Indonesia dengan negara barat, khususnya Jerman.

“Kerjasama militer dengan negara barat seperti Jerman menunjukan kepercayaan dunia yang makin tinggi terhadap Indonesia,” ujar Edhie dalam keterangannya.

Menurut dia kepercayaan untuk bisa membeli dan memiliki alutsista modern sekelas tank Leopard untuk menjaga kedaulatan NKRI juga diikuti dengan tanggung jawab besar untuk terus iaktif ikut serta menjaga perdamaian dunia.

Acara upacara roll out ini dilakukan di fasilitas manufaktur  Rheinmetal AG di Unterluss, Jerman. Acara peninjauan akhir sebelum pengiriman ke Indonesia ini dilakukan sore ini pukul 15.00 waktu setempat. Wamenhan, Sjafrie Sjamsoeddin, akan memimpin rombongan melakukan inspeksi akhir ini.

“Rencananya 52 tank Leopard jenis MBT dan Marder ini akan tiba di Indonesia di kisaran bulan September 2014.” ujar Brigjen TNI Mulyanto, Danpusenkav.

Sumber : Tribun