Tanpa Peralatan, 2.000 Prajurit TNI tak Bisa Ikut Padamkan Karhutla

Jika Tak Ada peralatan, 2.000 Personil BKO Pusat ‘Nganggur’ Jika tidak ada peralatan yang memadai untuk melakukan pemadaman titik api, 2000-an pasukan dari TNI-Polri yang didatangkan dari pusat akan ‘nganggur’. 

Riauterkini-PEKANBARU-Jika diakumulasikan antara pasukan TNI-Polri yang sudah membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau sebanyak 1.400 orang dengan yang di BKO-kan dari pusat sebanyak 2000 orang, maka pasukan di satgas penanggulangan bencana kabut asap sudah memberdayakan 3.400 personil.

Yang menjadi masalah adalah, dengan jumlah personil sebanyak itu, peralatan dan perlengkapan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau memadai atau tidak. Pasalnya, dengan jumlah peralatan pemadam kebakaran hutan dan lahan yang tidak mencukupi, dipastikan banyak personil yang akan nganggur.

Terkait dengan hal itu, Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit mengharapkan tambahan pasukan akan dapat membantu mengatasi bencana kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan di Riau dengan segera. 

Mengenai peralatan yang akan mendukung pasukan TNI-POLRI dari pusat, Satgas Penanggulangan Bencana Kabut Asap dan Pemprov Riau akan meminta bantuan dari pihak swasta seperti RAPP, IKPP dan perusahaan lainnya.

“Kita akan minta bantuan peralatan dari perusahaan-perusahaan besar yang ada di Riau. Seperti RAPP dan IKPP,” terangnya.

Menurut Ketua Satgas Pemadaman Karhutla Udara, Andiawan Martono Putro yang juga Danlanud Pekanbaru menyatakan ada beberapa perusahaan swasta yang sudah memberikan bantuan. Seperti RAPP dan IKPP yang sudah memberikan bantuan 2 helikopter yang digunakan untuk water bombing di titik-titik kebakaran.

Sementara itu, Humas IKPP, Nurul Huda Kamis (27/6/13) menyebutkan bahwa IKPP turut serta membantu pemerintah (Satgas Penanggulangan Bencana Kabut Asap). Selain 2 helikopter yang disiagakan secara penuh, IKPP juga membantu peralatan dan personil dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

“PT Arara Abadi-Sinar Mas and Partner sudah ikut membantu berbagai peralatan untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau. Seperti bantuan personil Regu pemadam kebakaran (RPK) sebanyak 936 personil, Pompa Tohatsu untuk mengisi bom air sebanyak 85 unit, pompa Shibaru sebanyak 21 unit, pompa ministrike sebanyak 93 unit, mobil pemadam kebakaran sebanyak 13 unit, pump barge untuk di air sebanyak 8 unit, airboat yang berfungsi di darat maupun di air sebanyak 3 unit serta heli sebanyak 2 unit,” terangnya.

Sumber : Riau